oleh

IPMJ Akan Gelar Diskusi Untuk Melawan Hoaks

RadarKotaNews, Jakarta – Ikatan Pers Mahasiswa Jakarta (IPMJ) berencana akan menggelar Diskusi Bareng Media Massa bertajuk “Peran Nyata Jurnalis dan Millenial dalam Melawan Hoaks”. Kegiatan sendiri akan dilaksanakan pada Selasa, 28 Januari 2020 bertempat di Gado-Gado Boplo, Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Akan hadir sebagai Narasumber yaitu Abdul Shomad Kaffa (Redaktur Koran Rakyat Merdeka), Irjen Pol. Mohammad Iqbal (Kadiv Humas Mabes Polri), Amsori Bahrudin syah (Pengamat Sosial Univ. Nasional ) dan Sayid Iskandarsyah (Ketua PWI Jaya)

“Kegiatan ini dalam rangka membangun literasi sebagai upaya membangun informasi yang bersifat konstruktif dan solutif. Tidak saja bagi masyarakat namun juga bagi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang saat ini sedang menjalankan masa kepemimpinannya untuk periode kedua,” ujur Ahmad Aulia selaku ketua pelaksana di Jakarta, Minggu (26/01)

Disamping itu, lanjutnya bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengajak kaum millenial dan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan penyebaran hoaks yang mudah ditemukan di media sosial,” ungkapnya.

Oleh karenanya, lanjut Mahasiswa Univ. Muhamadiyah Prof. Hamka ini juga mengajak agar generasi bangsa perlu menyebarkan kesejukan dan kedamaian

untuk kemajuan bangsa kita dengan tujuan untuk mengawal pemerintahan ini, terlebih Jokowi-Ma’ruf dipilih oleh sekitar 85,6 juta orang,” Ajaknya.

Aulia juga mengajak agar semua elemen masyarakat bergandengan tangan untuk tetap menjaga persatuan dan kebersamaan dengan tujuan mengawal pemerintahan agar on the track, apalagi dalam pidato kenegaraan Presiden Jokowi menyatakan 5 hal yang akan menjadi prioritas pemerintahan yaitu pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kedua, melanjutkan pembangunan infrastruktur. Ketiga, penyederhanaan kendala birokrasi. Keempat, Reformasi birokrasi. Dan kelima transformasi ekonomi.

“Jika kita perhatikan dengan adanya program kerja tersebut, mari kita kawal dan diharapkan Indonesia dapat menjadi negara maju yang ditengah persaingan dunia yang semakin kompetitif, dan jangan mudah percaya jika ada yang memplintirnya,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa target nasional untuk menjadikan Indonesia maju harus mendapat dukungan dari segenap pihak meskipun target pembangunan tersebut masih dibayangi sejumlah persoalan antara lain, polarisasi politik pasca Pemilu, Sentimen SARA, hoaks, hingga ancaman ideologi radikal dan paham khilafah,” Ungkap Aulia.

Makanya ia meminta agar masyarakat dan mahasiswa datang dalam diskusi yang mencerdaskan tersebut agar bisa bersama-sama menjadi pelopor perubahan dan tidak mudah termakan hoaks.

“Ayo kita datang, Insya Allah akan dapat manfaat dari para narasumber, apalagi diskusi tersebut gratis dan sangat mendidik,” ungkapnya.(fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed