Hibah 2021 untuk umat Katolik Sula bukan di APBD Induk, tapi APBD-P, Kabag Kesra mulai kelihatan belangnya

Ilustrasi dana hibah tahun 2021 untuk umat katolik Sanana

RadarKotaNews, Malut - Persoalan dana Hibah tahun 2021 bagi Umat Katolik di Sanana mulai menemukan titik terang. Kepala Bagian Kesejahtraan (Kabag Kesra) Idham Umamit yang sebelumnya bingung terkait persoalan ini, kini mulai ketahuan ’belangnya’ (kelakuannya-red).

”Tidak mungkin kalo kabag kesra Idham Umamit tidak mengetahui persoalan ini, karena harusnya hibah tahun 2021 untuk umat katolik Sanana itu dibawah pengawasan dirinya”, ujar sumber RadarKota, Sabtu (21/1).

Sebelumnya terjadi polemik mengenai besaran hibah tahun 2021 untuk umat katolik Sanana, yang besaran diterima Rp 100.000.000.00 (terbilang: seratus juta rupiah) namun anehnya pada LHP-BPK Maluku Utara tertera Rp 150.000.000.00 (terbilang: seratus lima puluh juta rupiah) ada selisih Rp 50.000.000.00 yang kemudian menjadi perbincangan.

Awak media RadarKota yang melakukan penelusuran, dengan mengkonfirmasi Kabag Kesra Idham Umamit Selasa 17/1/2023, juga pada Kabag Kesra sebelum Idham, termasuk Haryono mendapatkan informasi bahwa hibah tahun 2021 itu tidak ada yang diatur pada APBD Induk (murni), akan tetapi ada pada APBD-P (perubahan), sehingga jelas disini dikelola oleh Kabag Kesra Idham Umamit, karena transisi kekuasaan terjadi pada Juni 2021.

”Lalu selisih 50 juta tadi kemana? jelas pihak gereja katolik mengatakan mereka menerima 100 juta, ini harus diusut secara tuntas agar tidak menimbulkan fitnah atau kesan yang tidak baik”, tutup sumber RadarKota tadi yang mohon tidak dicantumkan namanya. (RL)

Penulis:

Baca Juga