oleh

Hasyim Ashari: Kepada Para Calon Peserta Pilkada Jangan Terlalu Mepet Mendaftarkan Diri

RadarKotaNews – Komisioner KPU RI, Hasyim Ashari menjelaskan bahwa kegiatan pendaftaran Pilkada serentak dilaksanakan paga tanggal 8 s/d 10 Januari 2018 mulai pukul 08.00 s/d 16.00 waktu setempat.

“Kegiatan dilakukan di KPU Provinsi/daerah masing masing calon.”kata Hasyim saat Konferensi pers di Kantor KPU RI Jalan Imam Bonjol Menteng Jakarta pusat, Senin (08/10).

Sambung dia, Untuk persyataran Calon yang berasal dari TNI, Polri maupun PNS harus menyertakan surat pengunduran diri dan pernyataan yang yang bersangkutan.

Sebab kata dia, Surat pengunduran diri ini bukan lah surat yang main main akan tetapi surat tersebut tidak bisa ditarik kembali oleh calon.

Pasalnya, Surat pengunduran diri dari lembaga calon Peserta Pilkada diserahkan pada H+5 setelah penetapan pasangan calon dan H+60 harus sudah ada surat keputusan (SK) dari instansinya dan surat surat tersebut tidak bisa bisa ditarik kembali.

“Untuk informasi Pemilukada dapat dilihat di Web KPU yaitu kpu.go id disitu dapat dilihat tentang kepengurusan Partai absah atau tidaknya partai tersebut.”pesan Hasyim.

Untuk ada atau tidaknya calon tunggal dalam Pilkada akan diketahui setelah penutupan pendaftaran yaitu pada tanggal 10 Januari 2018, “memang kecendrungan adanya calon tunggal akan tetapi untuk kepastian akan kita lihat pada tanggal 10 Januari nanti.”

Selain itu, untuk pesyaratan kesehatan KPU sudah bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia ( IDI), BNN. Hal ini dikarenakan seorang calon peserta Pilkada harus sehat baik Jasmani maupun Rohaninya.

“Untuk saat ini sampai dengan pukul 10.15 WIB belum ada calon yang melakukan pendaftaran, akan tetapi tidak tau kalau untuk yang berada di bagian Timur karena beda waktu 2 jam, nanti akan ada updatenya.”katanya.

Hasyim menambahkan, Untuk logistik pilkada akan diketahui pada tanggal 20 Januari 2018. Walaupun sudah ada perencanaan tetapi itu berdasarkan dari pelaksanaan Pilkada sebelumnya dan itu hanya berupa angka angka sementara. Untuk TPS pada prinsipnya dibangun berdekatan dengan para pemilih agar mudah dalam memberikan suaranya.

“Kami berharap kepada para calon peserta Pilkada mendaftarkan diri tidak terlalu dekat dengan punutupan pendaftaran hal ini dikarenakan apabila ada berkas berkas yang kurang dapat di lengkapi tepat pada waktunya.”pesannya.(Adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed