oleh

Hadapi Idul Adha, Enos Berharap Warga Berkurban Dengan Mengikuti Protokol Covid-19

RadarKotaNews, Belitang – Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Bakal Calon Bupati Oku Timur, H. Lanosin Hamzah mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah dalam hal pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, termasuk tata cara penyembelihan dan pembagian daging kurban. Hal tersebut di tegaskan Lanosin Hamzah agar tidak menimbulkan dampak negatif dan menyebarkan pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan pria yang akrab disapa Enos jelang perayaan Hari Raya Idul Kurban 1441 H / 2020 M, 31 Juli mendatang. Oleh karena itu, Enos berharap pada perayaan kurban tahun ini, masyarakat tetap menjalankan ibadah kurban sesuai ajaran agama dan anjuran pemerintah setempat.

“Jelang hari raya kurban ini, secara pribadi saya mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah dalam melaksanakan ibadah kurban. Dari mulai sholat Ied, hingga pemotongan dan pembagian daging kurban. Tetap terapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah supaya kita bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk dan aman,” ujar Enos saat meninjau hewan kurban yang ada di kawasan Belitang, Rabu (29/07/2020).

Selain itu, Enos juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kesalehan sosial sebagai wujud kebersamaan dalam membangun daerah. Sebab, Perayaan Hari Raya Idul Adha yang bakal datang ini, menurut Enos harus menjadi momentum strategis untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta kesalehan sosial, salah satunya melalui berkurban.

Dengan berkurban, menurut Enos, selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, juga menunjukkan kedermawanan seseorang. “Daging kurban dibagikan kepada siapapun yang membutuhkan, tidak mengenal kelompok dan asal usul suku bangsa dan daerah.”

“Secara tidak langsung juga meningkatkan rasa persaudaraan, kesalehan dan solidaritas antarsesama secara substantif. Mari kita sama-sama meraih kemuliaan Idul Kurban tahun ini dengan bersama meningkatkan solidaritas dan rasa persaudaraan sesama umat beragama,” imbuh Enos.

Untuk itu, Enos mengajak seluruh masyarakat Oku Timur untuk memaknai perayaan tersebut dengan saling berbagi dan meningkatkan solidaritas sosial. Terutama, lanjut Enos, disaat krisis pandemi Covid-19 yang sampai hari ini belum juga berakhir, masyarakat Oku Timur, khususnya umat Islam yang merayakannya harus mampu meneladani sekaligus mengamalkan pesan berkurban yang sebenarnya.

“Kita semua merasakan betul bagaimana pandemi ini memberikan dampak yang tidak kecil di masyarakat. Kaum buruh terdampak PHK, pelaku UMKM tak sedikit yang gulung tikar, apalagi masyarakat yang berkerja pada sektor non formal atau buruh lepas harian. Ini saatnya kita berbagi kebahagiaan,” tukasnya.

Enos berharap agar masyarakat tetap solid sebagai modal sosial untuk membangun daerah menuju Oku Timur yang Maju dan Mulia.”Tentu kita sudah rindu melakukan aktivitas secara normal, untuk itu ayo tetap ikuti imbauan pemerintah agar pandemi segera berakhir dan kita juga bisa memulihkan ekonomi dan melanjutkan pembangunan menuju Oku Timur Maju dan Mulia,” pungkasnya.(dg)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed