oleh

GM-PUI Gelar Aksi Keprihatinan

RadarKotaNews – Sejumlah massa mengatasnamakan diri dari Gerakan Mahasiswa Pecinta Ulama Indonesia (GM-PUI) menggelar aksi Keprihatinan di Kemendagri dan Bareskrim, Jakarta, Jumat (06/07).

“Saya kira masyarakat sudah cerdas dan senang dengan adanya aksi-aksi ini, meski tuntutan yang disampaikan sangat baik demi tegaknya hukum agar Indonesia lebih baik kedepannya, dibalik itu ada kepentingan memperjuangkan umat,” ungkap Fahmi di sela-sela aksinya.

Dikatakan dia, karena ini menjelang momen politik, aksi-aksi seperti ini mudah ditebak arahnya bertujuan untuk kepentingan politik, dan di duga dapat menimbulkan ke gaduhan.

“Jangan dikira mayoritas masyarakat yang diam ini tidak mendukung aksi ini. Justru sebaliknya,” ujar mahasiswa Koordinator dari GM-PUI

Dia mengharapkan kasus Pilkada DKI merupakan peristiwa terakhir tragedi politik Indonesia dimana isu-isu agama yang dieksploitasi berdampak membelah masyarakat Jakarta.

“Kalau ada masalah, selesaikan sesuai mekanisme hukum, sampaikan aspirasi secara santun tanpa harus membawa-bawa agama dan ulama. Kalau mau berpolitik, masuklah partai politik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, hari ini rencananya kelompok Presidium Alumni 212 pimpinan Ustadz Selamet Maarif rencananya akan melakukan aksi 0607 di Kemendagri dan Bareskrim untuk mendesak agar sejumlah kasus yang pernah dilaporkan segera diselesaikan. PA 212 sendiri menyatakan sikap sebagai oposisi pemerintah. Amien Rais yang selalu kritis terhadap Jokowi juga tercatat sebagai Dewan Pembina. Jadi mudah ditebak arah politik kemana aksi kelompok PA 212 ini.(Wawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed