oleh

GISS : Kita Harus Memilih Pemimpin Yang Mukmin dan Bertakwa Kepada Allah SWT

RadarKotaNews – Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS), sudah di laksanakan pengukuhan di 8 propinsi di Indonesia tahun ini juga tahun pilkada GISS, kita harus mendung calon pemimpin yang soleh yang bertakwa kepada Allah SWT.

Begitu di katakan Koornas GISS.
KH. Muhammad AL Khaththath dalam acara sholat subuh berjamaa dan Deklarasi GISS serta Pelantikan Pengurus FPI Jati Rasa. di Masjid AL Muayanah Jalan Kiara, Jatiasih Kota Bekasi, Sabtu (20/01).

Menurutnya, gerakan indonesia sholat subuh keliatan sederhana tapi lebih berat dari kita laksanakan demo di Monas karena kalau sholat subuh itu harus bangun subuh tapi kalau demo ke Monas kita bangun siang hari baru berangkat demo.

“Sholat subuh berat buat orang orang munafik karena walaupun rumah dekat dengan masjid tapi berat untuk ke masjid.”katanya

Selain itu Ustd Al Khaththath berpesan terhadap pilkada jangan kita acu tak acu tapi kita harus mengikuti instruksi para ulama agar kita mendapatkan pemimpin yang bertakwa kepada Allah SWT.

“Kita harus memilih pemimpin yang Mukmin dan bertakwa kepada Allah SWT, siapa yang atau pemimpin yang beriman kepada Allah SWT yaitu Ulama yang tau maka ikuti instruksi Para ulama,”pesannya.

Dikatakan dia, Di DKI kemarin kita menang dan muda mudahan di Jawa Barat bekasi kita juga menang.

Politik itu tidak terpisah oleh umat islam karena kita akan memili Pemimpin yang bertakwa kepada Allah SWT, karena Nabi menyampaikan ceramah atau Politik di masjid bukan di tempat tempat lain.

“Saya minta untuk di masjid Masjid ada satgas GISS di bawah DKM Masjid dan Rt dan RW.
Di dalam Pancasila ada sila ke Empat yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyarawatan dan Perwakilan, coba perhatikan baik baik pada sila ke Empat kerakyatan berasal dari kata rakyat, rakyat bersalah dari bahasa Arab bukan dari bahasa inggris, Belanda atau Jepang.”terangnya.

Pasalnya, Konsep dari Politik Pemerintahan menurut Pancasila sila Ke Empat wajib di atur dari konsep baginda Nabi Muhammad SAW. Rakyat artinya yang dipimpin, dipimpin oleh Hikmat maka itu kita tidak boleh mengikuti politik Jepang, tidak boleh ikut Politik Belanda.

“Allah SWT memberikan Hikmat kepada siapa yang hukum wajib yang memberikan kebaikan.” tutupnya. (Adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed