oleh

Garda Bursel Jakarta Desak KPK Tetapkan Status Hukum Tagop

RadarKotaNews, Jakarta – Puluhan Masa Mengatasnamakan Gerakan Pemuda Buru Selatan Jakarta (GARDA BURSEL Jakarta) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid III di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI). (09/07/2020), Mereka mendesak KPK segera usut tuntas kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan bupati aktif Tagop Sudarsono Soulissa.

Ketua Koordinator Garda Bursel Jakarta, Hamis Souwakil menuturkan bahwa pihaknya tetap konsisten mendukung KPK menuntaskan kasus gratifikasi di buru selatan yang sebelumnya sudah di periksa KPK pada beberapa pekan lalu.

“Kami GARDA Bursel Jakarta mendesak KPK untuk menaikan status hukum atas kasus dugaan gratifikasi yang dilakukan bupati aktif saat ini pak Tagop Sudarsono Soulissa (Red. TAGOP),” kata Hamis disela sela orasinya.

Diketahui, Tagop sebelumnya menjadi bidikan utama lembaga anti rasuah tersebut. Pasalnya KPK sudah mengantongi bukti kuat dan akan menetapkan status hukum atas kasus gratifikasi di buru selatan yang diduga melibatkan Tagop Sudarsono Soulissa.

Pun juga para unjuk rasa dalam sorak-soraknya meneriaki Tagop sebagai Pembunuh Tujuh Generasi dan Keadilan Hukum ditanah bertajuk Lolik Lalen Fedak Fena tersebut.

“Bertahun-tahun dibawah kekuasaan Tagop, rakyat buru selatan menderita dan keadilan hukum diabaikan, korupsi merajalela. Bahkan menjadi momok menakutkan untuk masyarakat buru selatan di bawah kekuasaannya. Maka saatnyalah kesadaran akan bumi tercinta bupolo,” tegasnya

Selain itu, Hamis menegaskan bahwa aksi ini tidak atas dasar kepentingan kelompok tertentu atau partai politik tertentu, melainkan dasar Nurani kami atas banyak insiden tidak wajar yang terjadi di buru selatan semasa tagop menjabat dua periode

Hal senada disampaikan Ketua Tim Hukum Garda Bursel Jakarta, Rahmat Mony menyatakan bahwa pihaknya sangat disambut baik oleh pihak KPK untuk menuntaskan kasus gratifikasi tersebut. Pasalnya KPK akan segera menetapkan status hukum yang dialamatkan kepada bupati aktif Tagop Sudarsono Soulissa.

“Hasil audensi kami yang mewakili teman-teman Garda Bursel Jakarta didalam KPK bahwa, KPK akan tetap melanjutkan penyelidikan hingga ke tahap penyidikan terhadap para terduga pelaku Skandal Gratifikasi di Kabupaten Buru Selatan dan akan diumumkan secara nasional melalu Konferensi Pers HUMAS KPK” Terang Rahmat

Terakhir ketua koordinator Garda Bursel Jakarta menambahkan bahwa pihaknya berjanji akan terus mendatangi KPK untuk mendukung KPK menetapkan status hukum atas dugaan keterlibatan Bupati Buru Selatan Tagop S. Soulissa dalam skandal Gratifikasi hingga tuntas.

“Kami berjanji akan terus mendatangi untuk mendukung Langkah hukum agar KPK segera diusut tuntas dugaan keterlibatan tagop dalam kasus skandal gratifikasi yang juga saat ini ditangani KPK RI.” Pungkas Hamis. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed