oleh

FPI Aceh Harap Polri Jangan Buat Ummat Islam Kecewa

RadarKotaNews, Aceh – Dengan maraknya penghina Islam, penghina Al Qur’an, penghina Nabi, Penghina azan, penghina ulama yang terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini, kami FPI Aceh mendesak aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum sesuai undang undang yang berlaku tanpa pilih bulu.

Hal tersebut di sampaikan ketua Ftont Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk. Muslim At Thahiry dalam keterangannya, Selasa (3/12/19).

Dikatakan Muslim, Baru baru ini ada Sukmawati lecehkan Nabi Muhammad saw, ada Gus Muwafiq lecehkan Nabi, dan juga yang telah lalu berbagai macam kasus yang telah dilaporkan oleh ummat Islam kepada aparat penegak hukum, tetapi yang kami heran kenapa laporan demi laporan dianggap anjing menggonggong kafilah berlalu..? ummat Islam dibuat dinegri ini bagaikan tamu, bukan pemilik saham maka siapapun bisa menghina Islam, menghina kitab suci ummat Islam tanpa diproses hukum.

Maka, oleh karena itu kami mendesak aparat penegak hukum agar Sukmawati Gus Muwafiq yang telah dilaporkan agar diproses sesuai hukum yang berlaku, kami merindukan keadilan, kami merindukan pancasila jangan sekedar pengakuan dan juga kami merindukan agar hukum bukan cuma untuk rakyat kecil tapi hukum untuk semuanya.

“kami mohon jangan buat ummat Islam kecewa karena ummat Islam adalah pemilik saham besar untuk kemerdekaan Indonesia, ummat Islam adalah pemodal bagi kemerdekaan Indonesia, maka jangan jadikan ummat Islam sebagai ummat yang tertindas, memang ummat Islam diperintahkan untuk bersabar, ummat Islam diperintahkan untuk lembut, tetapi bukan bersabar diatas kedhaliman dan bukan lembut diatas penistaan.”tegas Muslim.

Meski demikian, Kalau penistaan terhadap Islam dibiarkan sama dengan negara telah menyakiti ummat Islam dan sama dengan rezim hari ini dengan sengaja membuat ummat Islam marah agar ummat Islam bertindak untuk mudah ummat Islam ditumpahkan dengan berbagai alasan dan tuduhan. walaupun kata dia, belum semuanya ummat Islam terjaga dam bangkit tetapi sudah banyak ummat Islam hari ini mulai sadar bahwa Islam di Indonesia hari ini dianak tirikan bahkan kadang kadang dianak haramkan buktinya Islam selalu dikaitkan dengan teroris dan radikal.

“Jadi jangan salahkan ummat Islam jika ummat Islam tak percaya lagi dengan penegakan hukum, jangan salahkan rakyat jika pengadilan jalanan menjadi solusi yang terakhir bagi rakyat, karena mereka udah bosan dengan sandiwara para elit dan para mafia hukum, dan bahkan akan menjadi sebab Indonesia hancur, keutuhan tergangu akibat masing masing yang punya saham besar akan mulai menarik sahamnya, termasuk Aceh.”tegas Muslim. (HBS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed