oleh

FOKAL IMM: Ada Rekayasa Untuk Menjadikan Chaos Pada Saat Demo 411

RKNews.com – Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) mengadukan tindakan represif aparat keamanan terhadap peserta aksi Bela Islam pada hari Jumat, 4 November yang lalu ke Kantor Komnas HAM.

Sekjen Kornas FOKAL IMM, Azrul Tanjung, SE, M.Si, menyampaikan bahwa dirinya melihat adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak keamanan pada waktu aksi Bela Islam pada hari Jumat, 4 November yang, selain itu ia juga membawa bukti bukti rekaman video bahwa pihaknya melakukan aksi demo tidak anarkis.

“Adanya 2 orang meninggal pada saat demo dan kami juga menemukan selongsong gas air mata yang semestinya tidak dilakukan pihak keamanan.” ujar Azrul saat menemui perwakilan Komnas Ham di Aula Asmara Nababan Kantor Komnas Ham, jakarta, senin (7/11).

Pasalnya, adanya sekelompok orang yang bukan dari pendemo yang diyakininya, akan adanya rekayasa untuk terjadi chaos pada saat demo, dirinya juga memohon kepada pihak komnas Ham dengan bukti yang ada supaya dapat di tindak lanjuti lebih lanjut terhadap pelanggaran yang dilakukan pihak aparat keamanan. Pihaknya juga tidak menginginkan adanya pelanggaran pada saat demo, dengan adanya korban meninggal pada saat demontrasi pihaknya berharap supaya hal tersebut tidak terulang kembali.

Lebih jauh Azrul membeberkan, ada perintah dari Presiden bahwa tidak boleh adanya tembakan gas air mata, sementara kita ditunjukan oleh bukti bahwa gas airmata sudah jelas di gunakan kepada peserta pada saat demo, kami juga menyaksikan adanya yang meninggal karena sesak napas gas airmata, point pemicunya adalah gas air mata yang mengakibatkan orang meninggal.
“Oknum aparat yang memancing aksi keributan dalam aksi kemarin, kita tidak mau menduga duga apakah terjadi pembakaran mobil itu tindakan dari pendemo apa aparat, siapa yang melakukan aksi kekerasan ini apakah yang memulai dari aparat ataupun dari aksi demo.”kami meminta kepada Komnas ham untuk tegas dan jelas membantu menyelesaikan kasus ini.”tutup Azrul.

(Fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed