oleh

Firli: Penghentian 36 Kasus oleh KPK Bukan Hal Aneh

RadarKotaNews, Jakarta РPenghentian penyelidikan 36 kasus yang ada di KPK, itu sudah melalui mekanisme hukum dan perundang-undangan yang ada. Karena itu, penghentian tersebut bukan sesuatu yang aneh.

Demikian di katakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Kompleks parlemen, Jakarta, Senin (24/2/20).

“Kemarin sudah dijelaskan oleh Pak Alexander Marwata (Pimpinan KPK), keputusan sama, pendapat saya sama. Karena ada proses hukum yang harus kita ikuti,” jelasnya

Lebih lanjut Firli berpendapat bahwa itu sebenernya bukan hal yang aneh, itu ada ketentuan hukumnya, dan kita ikuti ketentuan hukum itu

Ketika dirinya dan pimpinan lain masuk ke KPK, masih banyak kasus yang belum diselesaikan. Sementara kata dia, tercatat ada sebanyak 366 kasus ditahap penyelidikan yang belem diselesaikan. Namun, di tahap penyidikan ada 133 kasus.

“Terlampau banyak perkara yang ditinggalkan yang tidak selesai. Begitu hari pertama kami masuk, tentu kita lihat berapa sih perkara enggak selesai,” terangnya.

Oleh karena itu, menurut dia, ratusan kasus baik di tahap penyelidikan maupun penyidikan yang belum selesai itu harus diselesaikan.

“Ini harus kita selesaikan semua. Maknanya adalah kalau tidak selesai, tetapi kita harus hati-hati, harus dengan sesuai dengan ketentuan hukum,” imbuhnya.

Namun, Firli enggan menyebutkan kasus apa dan melibatkan siapa saja kasus-kasus yang dihentikan sebanyak 36 perkara tersebut.

“Saya tidak menyebut kasus itu berkaitan dengan siapa. Tapi yang pasti adalah kita lihat dulu apa yang dimaksud dalam penyelidikan, penyelidikan adalah serangkaian yang dilakukan oleh penyelidik dalam rangka menemukan satu peristiwa, dan menentukan apakah peristiwa ini merupakan suatu peristiwa yang bisa dinaikan penyidikan atau tidak, itu konsepnya,” pungkasnya.(fri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed