oleh

Fahri Hamzah : Jangan Korbankan Perawat, Dokter, Klinik dan Rumah Sakit

Radarkotanews.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mengatakan agar pemerintah tidak langsung menyalahkan dokter dan rumah sakit terkait peredaran vaksin palsu di sejumlah rumah sakit.
“Jangan korbankan perawat, dokter, klinik dan rumah sakit, karena dalam jalur peredaran obat/vaksin, keempat unsur ini adalah user,” ujar Fahri di Jakarta, Selasa (19/07/2016).
Menurut Fahri, pihak rumah sakit dan dokter juga sebagai korban karena pemerintah tidak mengawasi dengan cermat peredaran vaksin palsu. Alasannya, mereka juga sebagai konsumen karena disuplai melalui jalur resmi
“Sampai hari ini pun, belum ada prosedur standar pengujian asli/tidaknya obat/vaksin yang dapat dilakukan oleh user (dokter/RS/bidan),” terangnya.
Pemerintah justru harus investigasi proses masuknya vaksin palsu itu ke dalam sistem distribusi resmi yang kabarnya dikuasai oleh hanya satu BUMN.
“Dalam peredaran obat/vaksin palsu, produsen, distributor, dan penjuallah yang seharusnya ditelusuri, dan dalam hal ini, perlu dipertanyakan kinerja pemerintah dalam pengawasan peredaran obat/vaksin,” tegasnya.(f)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed