oleh

Driver GoJek Bawa Kabur Barang Pesanan Pembeli

RadarKotaNews, Jakarta – Pengemudi ojek online dari GoJek, membawa kabur ponsel pesanan seorang pembeli dari salah satu toko yang berjualan di marketplace Tokopedia, bernama Gudang-HP.

Awalnya, pembeli bernama Saeful Anwar itu membeli ponsel di toko bernama Gudang-HP, di Tokopedia, pada Jumat pagi, (13/12/2019). Pesananya kemudian di respons oleh toko tersebut Jumat siang, sekitar pukul 13.44 WIB.

“Saya pantau statusnya di aplikasi, toko tersebut sudah mencarikan driver untuk antar pesanan saya. Saya memilih layanan Instan dengan jaminan 3 jam sampai menggunakan GoJek, biaya layanannya Rp 66.000, dengan berat sekitar 500 gram berdasarkan keterangan toko,” kata Saeful Anwar, saat ditemu wartawan, di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu pagi (14/12/2019).

Berdasarkan keterangannya, setelah pihak toko menemukan pengemudi yang akan mengantarkan barangnya itu pada pukul 14.55 WIB, driver yang ditugaskan dari aplikasi GoJek adalah bernama Paul Taslim, dengan nomor ponsel 081317259486.

“Saya sempat hubungi driver ojol itu, saya tanyakan soal pengiriman. Driver itu menjawab sedang dalam perjalanan,” kata Saeful Anwar.

Mendengar keterangan pengemudi GoJek itu, dirinya lantas melacak perjalanan melalui aplikasi yang disediakan di Tokopedia maupun di Aplikasi GoJek miliknya. Sebab, kata dia, dirinya mendapatkan laporan dari aplikasi GoJek kalau pesanan miliknya sudah dalam perjalanan dan bisa dilihat.

“Tapi aneh, pas saya cek di MAP GoJek tidak ada lokasi drivernya. Yang ada hanya lokasi rumah saya sebagai alamat penerima barang yang saya pesan,” kata Saeful.

Satu jam kemudian, dirinya mendapat laporan kalau baranganya sudah sampai, dan sudah ada yang terima. Dirinya sempat terkejut betapa cepatnya perjalanan pengemudi ojol itu. Dia pun memutuskan untuk pulang dari kantor dan mengecek pesanannya, Smartphone Oppo A9 dengan kapasitas Ram 8gb dan Rom 128gb, yang dibelinya seharga Rp 3.293.000.

“Total saya bayar itu Rp 3.450.000, ini silakan lihat invoicenya dengan nomor INV/20191213/XIX/VII/407832045,” kata Saeful menunjukan invoice dari email yang dia terima.

Setelah sampai di rumah, dirinya menanyakan kepada asisten rumah tangganya dan juga orang tuanya apakah ada paket yang sudah datang. Namun, jawaban dari orang tua dan juga asisten rumah tangganya kalau tidak ada paket yang datang, dan yang diterima.

“Ibu sama orang rumah lainnya tidak ada yang menerima paket,” kata Saeful.

Tak lama dirinya langsung menghubungi nomor ponsel pengemudi GoJek itu. Sempat tersambung namun tidak diangkat. Dia lantas mengirimkan pesan singkat (SMS) ke nomor tersebut menanyakan barang miliknya. Namun tidak ada respons. Dia pun menghubungi kembali nomor Ojol itu, namun direjek dan sampai hari ini, nomor tersebut sudah tidak aktif lagi.

Pada Jumat sore sekitar pukul 17.40 WIB, dirinya menghubungi perusahaan GoJek menanyakan posisi driver yang mengirimkan pesanannya. Pihak GoJek lantas menanyakan nomor pesanan dirinya.

“Saya beritahukan nomor pesanan saya GK-242844559,” kata Saeful.

Namun dirinya disarankan untuk menunggu laporan dari pihak Tokopedia. Tim GoJek menjanjikan kepada dirinya akan melakukan pencarian dan penelusuran. “Saya disarankan melapor ke Tokopedia dan biarkan Tokopedia yang membuat laporan,” kata dia.

Sampai saat ini, kata dia, belum ada kejelasan soal permasalahan itu. Namun dirinya sudah siap untuk menempuh jalur hukum bila batas waktu yang dijanjikan, yakni 3×24 jam tidak diselesaikan. Atau jika dirinya mengalami kerugian, maka akan menempuh jalur hukum.

“Saya ada kuasa hukum dari perusahaan saya, nanti akan kami siapkan langkah hukum yang akan kami tempuh,” kata dia.(war)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed