DPW FSPMI Tolak PP 36 Thn 2021 dan Naikan Upah Minimum 2023 Sebesar 13%

Winarso, (Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI)

RadarKotaNews, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia melakukan aksi sebagai rangkaian yang sama dengan sebelumnya dimana sudah dengar PP 36 Tahun 2021 yang menjadi landasan UMP 2023 tentang penetapan UMP.

Demikian di sampaikan ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Winarso dalam Konferensi pers saat berunjuk rasa di Balaikota DKI Jakarta Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (10/11)

Lanjut menurut Winarso, DKI jakarta sudah menetapkan yaitu 2% sedangkan dari kelompok Buruh tidak setuju, terkecuali kalau di naikkan 13 % kami setuju sebab kata dia, dimana pertumbuhan ekonomi di jakarta sangat terpuruk

"Untuk itu kami datang ke sini menyuarakan kepada Gubernur DKI Jakarta bahwa kami punya dewan pengupahan dimana sangat rendah," jelas Winarso

Oleh karena itu, kami berharap tahun 2023 nanti supaya berubah, tidak hanya itu, kami juga dapat kabar dari teman bahwa akan ada pengurangan karyawan sedangkan di indonesia itu sangat kaya dengan ekonomi

Kami meminta supaya Gubernur DKI Jakarta agar koordinasi tentang phk massal ini," pungkasnya.

Adapun tuntutan yang di usung DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) yakni:

  1. Tolak PP 36 Tahun 2021 yang menjadi landasan UMP 2023
  2. Naikan upah minimum 2023 sebesar 13%
  3. Gunakan Iflansi dan pertumbuhan ekonomi sebagai acuan kenaikan UMP thn 2023.

(adrian)

Penulis:

Baca Juga