DPRD Sula Kena ’Prank’, Pemda Bongkar Habis APBD 2022

Ilustrasi APBD Sula Tahun 2022

RadarKotaNews, Malut - Dugaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD yang dirombak habis oleh Pemda Kab. Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, ternyata bukan hisapan jempol belaka.

Setidaknya ada beberapa indikasi yang mengarah jika APBD 2022 sudah tidak utuh sesuai pembahasan pihak eksekutif dan legislatif, dan akhirnya DPRD Sula kembali kena diperdayai (Prank-red) oleh Pemda Kepsul yang dinahkodai Bupati Fifian Adeningsi Mus.

”Proses evaluasi APBD Sula di Provinsi, sampai dengan ini hasilnya DPRD tidak tau, Pemda belum beri tahu, jadi kuat dugaan APBD 2022 yang sudah diketok di DPRD itu dirubah total,” ujar sumber kami yang juga bercokol di Banggar DPRD Sula, namun sayang dirinya meminta untuk tidak disebutkan namanya, Sabtu (7/5).

Dirinya juga mengatakan, bahwa indikasi lain adalah dugaan adanya penutupan hutang DAK 2021 ke pihak ketiga yang dibayar menggunakan APBD 2022.

”Dalam pembahasan APBD 2022 itu tidak ada soal hutang DAK 2021 dan jika mau ditutup idealnya dibahas di APBD-Perubahan, jika dipaksakan maka regulasi mana yang mau dikedepankan”, masih menurut sumber kami tadi.

Sumber radarkotanews lainnya juga menyoroti adanya dugaan bongkar-membongkar APBD Sula Tahun 2022.

”Yang pertama saya mau sampaikan jika merubah APBD tanpa diadakan pembahasan dengan DPRD itu pidana, untuk itu saya meminta pihak APH, khususnya polres dan kejari Sula untuk bisa memperhatikan ini”, ujarnya.

Meski enggan disebutkan namanya, namun dirinya mengajak masyarakat dan APH untuk memperhatikan issue Anggaran Traffic Light yang diduga dialihkan ke kegiatan FTW.

”Semua pergeseran anggaran itu harus dilakukan secara jelas, untuk anggaran Traffic Light itu tercatat dan masuk dalam pembahasan APBD 2022, sehingga jika tidak digeser kita tunggu saja action dari Kadishub Sula”, tutupnya.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan, awak media kami masih coba menghubungi Ketua DPRD Sula dan Kepala Bappeda Pemda Kepsul untuk dimintai tanggapannya.(RL)

Penulis: