oleh

Diskriminasi, Ratusan Pekerja IMIP Demo Manajemen

RadarKotaNews, Morowali – Ratusan Serikat Pekerja dan Buruh PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang tergabung dalam Aliansi Buruh dan Rakyat Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT IMIP Sulteng, Rabu (5/8/2020).

Mereka menuntut pihak manajemen PT IMIP agar segera mempekerjakan kembali buruh yang dirumahkan, memberikan hak cuti buruh dan hentikan segala bentuk diskriminasi antara pekerja asal TKA dengan pekerja lokal

Menurut Koordinator aksi yang juga
Ketua Umum Serikat Pekerja Industri Morowali/SPIM, Afdal mengatakan, kelompok buruh juga menolak peraturan perusahaan yang merugikan buruh, hentikan mutasi sepihak, hapus aturan-aturan siluman, tolak jam kerja tiga shift tiga regu, perbanyak jalur pintu keluar masuk perusahaan untuk meminimalisir kemacetan dan kecelakaan, tingkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan penyesuaian tanggal SKS serta permudah pelayanan kesehatan dan tambah fasilitas kesehatan di klinik PT IMIP.

Usai menyampaikan orasinya, mereka melakukan dialog antara perwakilan PT IMIP diwakili Hartanto Kambato (HRD PT IMIP) dengan tujuh orang perwakilan massa diantaranya Afdal (Ketua Umum Serikat Pekerja Industri Morowali/SPIM), Sahlun Sahidi (Ketua DPC SBSI Kabupaten Morowali) dan Agussalim (Ketua DPC FSPNI Kab. Morowali) di halaman Kantor PT IMIP. Dialog tersebut dimediasi oleh AKPB Bayu Indra W. (Kapolres Morowali), Kapte Inf. Hamsah (Danramil 1311-02/BS) dan Arsan (Sekcam Bahodopi), dengan hasil bahwa apa yang menjadi tuntutan massa akan disampaikan kepada Bupati Morowali dan rencananya akan diadakan pertemuan guna membahas tuntutan tersebut dalam waktu dekat.

Sebaliknya, massa menyampaikan apabila dalam waktu 2 hari belum dilakukan pertemuan, maka serikat pekerja akan mogok kerja. (ob/adr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed