oleh

Disdukcapil Pandeglang Telah Gagal Dalam Pelayan Publik di Masyarakat

RadarKotaNews, Pandeglang – Pada Bulan Suci Ramadhan di tengah pandemi COVID-19 Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pandeglang Bersatu (Gempa) lakukan Audensi bersama kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil kabupaten Pandeglang dalam Rangka menindak lanjuti Aksi unjuk Rasa meningkatkan Pelayanan umum di Masyarakat

Koordinator Gerakan Mahasiswa Pandeglang Bersatu (GEMPA) Entis Sumantri yang biasa disapa Tayo ini menuturkan Bahwa tidak adanya ketegasan kepala Disdukcapil Pandeglang Terhadap Nik yang tidak Valid menindaklanjuti aksi unjuk rasa di depan Gedung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pandeglang, pada senin 04/05/2020 dan menindak lanjuti Fakta integritas yang di berikan ke Disdukcapil Pandeglang Hingga melakukan Audiensi pada Rabu (13/05/2020)

Menurut Tayo, kami datang dalam rangka mempertanyakan kinerja Pelayanan publik khususnya di Disdukcapil Pandeglang sampai-sampai ada begitu banyak data NIK yang tidak valid, hal ini sangat menjadi problem dalam penyaluran bantuan ditengah covid-19 ini.

“Apa yang sudah di simpulkan dari Hasil Aksi ujuk Rasa sampai terjadi Audiensi dengan kepala Disdukcapil Pandeglang, tidak adanya kepastian untuk segera menyelesaikan Nik yang Tidak valid dan tidak mempunyai ketegasan ketika di duga adanya oknum-oknum yang menyalahgunakan jabatan di Disdukcapil pandeglang,” tuturnya.

Pasalnya, hal itu sudah jelas di Atur tentang pelayan Publik dalam UU 25 Tahun 2009 “yang mengatur tentang prinsip-prinsip pemerintahan yang baik yang merupakan efektivitas fungsi-fungsi pemerintahan itu sendiri,” terangnya

Sementara, aspek penyelenggaraan pelayanan publik yang meliputi standar pelayanan, maklumat pelayanan, sistem informasi, sarana dan prasarana, biaya/tarif pelayanan, pengelolaan pengaduan, dan penilaian kinerja, Disdukcapil Pandeglang jauh dari amanat UU yang mengatur tentang pelayanan publik

“Maka dari itu kami Gerakan Mahasiswa pandeglang Bersatu Merasa kecewa dan tidak puas Atas hasil Audiensi dengan Disdukcapil pandeglang apalagi statemen dari kepala Disdukcapil pandeglang yang sangat jelas tidak tegas dan hanya beralibi saja maka kami akan trus mengawal persoalan ini hingga tuntas,” tegas Tayo

Muklhas, menambahkan bahwa Kami menuntut Disdukcapil untuk cepat menyelesaikan permasalahan pelayanan publik yang buruk. Dan kami menuntut cepat di bentuk membuat pelayanan berbasis pengaduan atas kinerja, dugaan pungli yang di lakukan oleh oknum pegawai dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten Pandeglang.

“Kami akan melakukan Aksi ujuk rasa Besar-besaran Bersama Masyarakat Pandeglang apabila persoalan ini tidak sampai terselesaikan dan ketidak tegasan kepala Disdukcapil Pandeglang.” tutup Muklhas. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed