oleh

Dies Natalis 19 HMPI Melahirkan Maklumat Phinisi Kebangsaan

RadarKotaNews, Makassar – Dies Natalis 19 HMPI yang di pusatkan di Kota Makassar, kota para pemberani pada 3 – 6 Mei 2018 dan hasil rumusan Dinner Kebangsaan Bersama Walikota Makassar pada 4 Mei 2018 di Baruga Angingmammiri Rumah Jabatan Walikota makassar, dengan ini melahirkan sebuah Maklumat Phinisi Kebangsaan.

Rumusan ini juga adalah hasil kajian yang di lakukan oleh Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) dan pembacaan yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa pascasarjana seluruh Indonesia.

Maklumat Phinisi Kebangsaan

Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia(HMPI) adalah organisasi yang merangkul seluruh mahasiswa pascasarjana untuk bisa mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa. HMPI lahir dari sebuah gagasan besar dari founding fathers gerakan revormasi ’98. Hari ini HMPI telah berusia 19 tahun, tentu telah melalui proses dinamisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tahun ini adalah tahun politik yang juga sebagai tahun meledaknya era revolusi industri 4.0. Situasi ini mempengaruhi banyak perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan HMPI hadir menjadi dinamisator. Oleh karenanya HMPI wajib menyiapkan SDM untuk mendorong hadirnya gagasan-gagasan konstruktif dan champion kepemimpinan yang kuat dan berkarakter.

Dies natalis ke-19 HMPI memberi catatan sebagai maklumat phinisi kebangsaan sebagai berikut:

1. Bahwa sistem demokrasi itu penting, namun persatuan adalah yang utama.

2. Bahwa partisipasi politik itu harus didorong sikap toleransi yang tinggi atas segala perbedaan pilihan politik.

3. Bahwa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, pemerintah harus mendorong lahirnya riset anak bangsa yang mandiri inovatif dan kreatif. Politik anggaran riset harus didorong lebih proporsional lagi.

4. Bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya sehingga harus tumbuh dalam sistem sosial nusantara yang berkemajuan.

5. Bahwa Indonesia dibangun dari berbagai macam suku, agama, ras, dan adat istiadat sehingga sikap ekstrimisme tidak boleh hadir dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

6. Bahwa filosofi pinisi memberi pesan, sekali layar terkembang pantang biduk surut kepantai. Adalah negara ini tidak boleh bubar ditengah jalan. Optimisme keindonesiaan harus menjadi core membangun nusantara berkemajuan.

Makassar, 5 Mei 2018.
Andi Fajar Asti
Ketua Umum HMPI

Jazilul Fawaid
Sekretaris Jenderal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed