Diduga Pake Orang Bayaran, Baliho Kantor Hukum HSS Hanya Bertahan Semalaman

Baliho Ahli Waris Rahma Kacong dan Plang Kantor Hukum HSS dan Rekan

RadarKotaNews, Malut - Perang Baliho dan Spanduk terjadi dilokasi Tanah dan Bangunan di jalan Ongko Ba-Sanana Kabupaten Kepulauan Sula.

Lokasi yang kini menjadi sengketa itu sebelumnya terpasang baliho milik ahli waris dari Rahma Kacong, dengan tulisan ”Tanah dan bangunan ini milik ahli waris Rahma Kacong tidak perjual belikan kepada pihak manapun".

Namun kemarin sore (21/6) baliho tersebut diturunkan, kemudian naik plang kantor hukum HSS (Hitno, Salem, Sherly) dengan tulisan. Dilarang beraktivitas dilokasi ini.

Tanah dan bangunan ini milik klien kami (sesuai dengan surat perjanjian jual-beli tanah/lahan tanggal 7 april 2022) Sementara dalam pengawasan kantor hukum HSS dan rekan.

Akan tetapi, pantauan media ini pada pagi hari 22/6/2022, plang kantor hukum HSS sudah tidak berdiri lagi alias hanya berdiri semalaman.
Kembali naik baliho milik ahli waris dari Rahma Kacong. Plang kantor hukum HSS malah kami temukan didepan gudang milik Andreas Ham Mandagi alias Kok Kok (KK) persis didepan lokasi tanah tersebut.

Ketika dikonfirmasi salah satu ahli waris Rahma Kacong, Erwin Elvin Budiyanto mengatakan jika yang memasang plang kantor hukum dilokasi tanah tersebut hanya orang bayaran.

”Itulah bedanya mereka dengan kita, kalo kita kan yang pasang baliho orang kita didampingi pihak pengacara atau kuasa hukum saya dari kantor hukum MCS dan Rekan, bukan orang suruhan atau orang bayaran”, ungkap Budi.

Dirinya sudah mengetahui yang memasang baliho tersebut adalah RL, dan mengaku hanya dibayar.

”Orang suruhan mereka mengakui jika yang dilakukan salah, mereka hanya dibayar, mereka hanya cari makan”, lanjut Budi.

"Saya menghimbau kepada keluarga saya untuk tidak terpancing, dan menjadi berkelahi dengan orang suruhan tersebut, apalagi orang suruhan tersebut sudah menyadari kekeliruannya dan menyampaikan maaf kepada saya dan keluarga," tutup Budi dalam keterangannya. (RL)

Baca Juga