oleh

Diam-diam Tagihan Listrik Naik Konsumen Sangat di Rugikan

RadarKotaNews, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon mengkritik kebijakan PLN yang menaikan tagihan tarif listrik tanpa memberitahukan terlebih dahulu adalah cara-cara yang sangat tidak profesional dan sangat merugikan konsumen.

“Tak ada pemberitahuan kepada konsumen dan mengambil langkah seenaknya sehingga tagihan meningkat tajam,” kata Fadli, Kamis (7/5/2020)

Seharusnya, sedari awal PLN harus terbuka menjelaskan dan memaparkan kepada masyarakat. Tapi, sikap PLN baru melakukan klarifikasi setelah banyak warga yang mengeluh. “Setelah banyak komplain baru ada penjelasan,” katanya.

Diketahui, kenaikan konsumsi listrik di rumah tangga karena WFH hanya sekitar 30 persen. Pelanggan listrik pascabayar mengeluh karena kenaikan tagihannya lebih dari itu, bahkan ada yang hampir 2 kali lipat. PLN pun dituding menaikkan tarif secara diam-diam.

Terkait hal ini, PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Tapi diakui PLN, ada tambahan tagihan listrik di bulan April. Sejak bulan Maret, PLN tak lagi mengirim petugas pencatat meteran ke lapangan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sebagai gantinya, PLN menagih sesuai rata-rata pemakaian pelanggan dalam 3 bulan terakhir. Tagihan untuk pemakaian listrik di bulan Maret sesuai dengan rata-rata pemakaian 3 bulan sebelumnya. (fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed