Demi Keselamatan Rakyat Ditengah Pandemi, Holistik Institut: Reuni 212 Tak Perlu Dilaksanakan

M Nur Latuconsina SH, CEO Holistik Institut (Ist)

RadarKotaNews, Jakarta - Holistik Institut menilai bahwa reuni 212 yang direncanakan pada Desember mendatang bukan hal substantif yang harus dilaksanakan. Pasalnya, keberadaan Reuni ini bisa saja akan memicu gelombang massa ditengah pandemi Covid-19.

"Oleh karena itu, lebih baik reuni tersebut ditunda saja dan tidak dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid 19 ini," kata M Nur Latuconsina SH, CEO Holistik Institut, kepada awak media, Rabu (24/11/2021).

Menurut M Nur, dalam situasi negara menuju Pemulihan nasional akibat covid 19 ini, harus ada kerjasama dari seluruh elemen, termasuk masyarakat ormas, dan juga okp. Mengingat bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

"Jadi kita jangan sampai membuat masalah baru. Karena siapa yang bisa menjamin, kerumunan tidak terjadi dalam reuni 212, kan tidak bisa kita jamin," pungkas M Nur

M Nur menjelaskan, bukan berarti pihaknya menolak niat baik untuk mengenang perjuangan umat Islam pada masa-masa berjuang soal penistaan agama tersebut. Namun situasilah yang tak mendukung.

"Banyak cara yang bisa kita lakukan, tanpa harus berkerumun, seperti berdoa di masjid dengan jumlah masa terbatas. Tanpa harus turun beramai di Monas," imbuhnya.

Ia berharap agar elemen gerakan 212 bisa memaklumi pandemi Covid 19 ini. Karena pandemi ini bukanlah kehendak siapapun.

"Bukan kehendak kita semua pandemi ini, jadi marilah saling merangkul dan membahu agar terciptanya situasi aman damai dan tertib, serta mari kita mendukung upaya pemulihan nasional dimasa pandemi ini. Semoga pandemi segera berakhir," tandasnya. (Id)

Penulis:

Baca Juga