Demi KAMMI, AP KAMMI meminta Ketua Umum PP KAMMI Legowo untuk Mundur

PP KAMMI

RadarKotaNews, Jakarta - Kordinator Aliansi Penyelamat KAMMI (AP KAMMI), Edo Hendra Kusuma mengeluarkan surat permintaan pembekuan sementara Pengurus Pusat (PP) KAMMI periode 2019-2021.

"Hal ini dilatarbelakangi pergolakan yang terjadi satu tahun belakangan pasca putusan skorsing selama satu tahun kepada Elevan Yusmanto selaku ketua umum Pengurus Pusat (PP) KAMMI," kata Edo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/8/2021)

Menurut Edo, amar keputusan yang dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Pusat (MPP) KAMMI pada tanggal 16 Juli 2020, melalui Surat Keputusan Nomor 03/SK/MPPKAMMI/2020 tentang sanksi kepada ketua umum Pengurus Pusat (PP) KAMMI.

Dikatakan Edo Hendra Kusuma bahwa, Surat yang dikirimkan berisi tentang permintaan kepada Majelis Permusyawaratan terdiri dari tiga poin. Pertama, Membekukan sementara Pengurus Pusat (PP) KAMMI periode 2019-2021 demi kebaikan organisasi. Kedua, Mengambil alih kegiatan nasional KAMMI. Dan, Ketiga, membentuk tim ad-hoc persiapan Muktamar KAMMI dengan penambahan konten luar biasa.

Selanjutnya kata Edo sapaan akrabnya, setelah dihubungi melalui tim kami mengkonfirmasi bahwa surat tersebut benar dikeluarkan oleh dirinya. “Benar bahwa surat tersebut saya sampaikan kepada Majelis Permusyawaratan Pusat (MPP) KAMMI”.

Dijelaskan Edo pokok permasalahan pergolakan yang terjadi saat ini ditubuh Pengurus Pusat (PP) KAMMI bermula pada skorsing yang diterima oleh saudara Elevan selaku ketua umum. “Sangat disayangkan sikap saudara Elevan saat ini, memilih bertahan dengan alasan dirinya dizalimi oleh MPP, pernyataan tersebut tidak layak disampaikan oleh seseorang yang terbukti melakukan pelanggaran. Psikologis kader sebenarnya menuntut dirinya untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf. Sebenarnya sudah ada beberapa pihak yang mengusulkan kepada dirinya untuk legowo mengundurkan diri, termasuk saya secara pribadi,” pungkasnya.

Meski begitu, Edo juga menyayangkan hal itu terkesan MPP KAMMI lepas tangan dengan persoalan saat ini, sehingga organisasi ini tersandera. Oleh sebab itu, kami memanggil para Alumni untuk juga melakukan rembug dan turut serta membantu dalam penyelesaian pergolakan yang ada

Sampai berita ini diterbitkan, jawaban surat dari saudara Edo Hendra Kusuma kepada Majelis Permusyawaratan Pusat (MPP) belum ditindaklanjuti. (fy)

Penulis:

Baca Juga