Calon Pengganti Panglima TNI Beredar di Berbagai Platform Media, Ini Kata Nusa Ina Connection

Koordinator Nusa Ina Connection, Abdullah Kelrey

RadarKotaNews, Jakarta - Dari informasi yang dihimpun. Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat Mensesneg, akan mengirimkan surat Presiden (Surpres) calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa ke DPR RI hari ini. Kata Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022).

Koordinator Nusa Ina Connection Abdullah Kelrey angkat bicara terkait dengan proses pergantian tersebut, ia berharap dan mendorong semua pihak yang memiliki kapasitas dalam pergantian Panglima TNI, harus melihat faktor Pertahanan Maritim.

Sebab kata dia, Indonesia sebagai Poros maritim merupakan sebuah gagasan operasional yang diwujudkan untuk menjamin konektifitas antar pulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada keamanan maritim.

"Beberapa kebijakan dan program pembangunan Presiden Joko Widodo dalam mendukung visi Indonesia menjadi poros maritim dunia antara lain yaitu melalui penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan," ujarnya

Gagasan terbesar menuju poros maritim dunia adalah dengan membangun tol laut, yaitu sebuah sistem jalur distribusi logistik menggunakan angkutan kapal barang dengan rute terjadwal dari ujung barat hingga.

"Melihat Indonesia sebagai Negara Kepuluan dari posisinya yang strategis, Negara Indonesia sangat rentan terhadap ancaman kejahatan narkotika, di mana Indonesia menjadi tempat transit hingga tempat tujuan pemasaran narkotika itu sendiri," kata Abdullah Kelrey, Rabu (23/11/2022).

Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat terbuka dengan luas wilayah darat Indonesia mencapai 1.922.570 km2 dengan penduduknya yang lebih dari 250 juta jiwa.

Apalagi jalur laut nusantara menjadi jalur favorit bagi para pelaku untuk mengedarkan atau menyelundupkan narkotika masuk ke Indonesia, belum lagi banyak pelabuhan tikus yang sampai saat ini belum di bereskan, karena pelabuhan tikus itulah tempat transaksi bisnis gelap.

Terakhir Nusa Ina Connection meminta serta mendorong pemerintah dan wakil rakyat untuk memilih Panglima TNI yang paham betul soal Pertahanan Maritim.

"Nusa Ina Connection juga minta siapa pun Panglima TNI kedepan harus memperkuat Pertahanan Maritim," pungkasnya. (fy)

Penulis:

Baca Juga