oleh

Buruh SPN Mengawali Aksi Penolakan PP No. 78/2015

Radarkotanews.com – Menyikapi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Upah Murah yang kini sudah disahkan menjadi PP No. 78/2015 ribuan buruh dari Jabodetabek dan Jawa Barat yang bergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) besok (Selasa, 27/10/2015), mulai pukul 08.00 wib siap mendatangi istana kembali untuk mendesak pencabutan PP tersebut.
Banner raksasa ukuran 5 x 2 meter bertuliskan tuntutan para buruh siap mereka arak dengan longmarch sepanjang jl. Medan Merdeka Barat menuju istana.

Hal itu disampaikan oleh Ketua SPN, Iwan Kusmawan dalam siaran persnya di gedung LBH Jakarta, Jl. P. Diponegoro No.74 Menteng Jakarta, Senin (26/10/2015).

Menurut Iwan, awalnya dalam aksi-aksi unjuk rasa terdahulu, para buruh hanya menolak RPP tentang Upah Murah yang melanggar UU Ketenagakerjaan, namun sekarang pemerintah justru sudah menandatangani RPP tersebut, maka buruh pun berkomitmen untuk tetap melakukan penolakan PP itu dan akan mengajukan judicial review.
Buruh juga menolak pajak progresif bagi Jaminan Hari Tua (JHT) karena upah UMK untuk JHT tabungan juga sudah dikenakan pajak.

“Besok kami akan aksi tanggal 27 Oktober sebagai kelompok pertama dari KSPI, aksi yang dilakukan secara bergelombang adalah bentuk perlawanan dari kami atas kehadiran PP No.78/2015”, ujar Iwan. (SA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed