oleh

Bahas RUU HIP Namun TAP MPRS Pembubaran PKI Jangan Diabaikan

RadarKotaNews, Jakarta – Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) telah ditetapkan sebagai RUU Usul inisiatif DPR. Kini, RUU itu akan masuk dalam tahap pembahasan.

Fraksi PAN menyusul PPP, PKS, dan NasDem yang ingin TAP MPRS XXV/1966 tentang Pembubaran PKI dijadikan landasan konsideran dalam RUU tersebut.

“Sikap PAN jelas terkait masalah ini. Jika TAP MPRS itu diabaikan, Fraksi PAN akan menarik diri dari pembahasan. PAN tidak mau bermain-main dengan isu-isu sensitif yang bisa mencederai umat dan masyarakat,” ujar Wakil Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Minggu (17/5/20).

Saleh menegaskan, PAN tegak lurus dalam membela dan menjunjung tinggi ideologi Pancasila. Karena itu, ideologi-ideologi lain harus ditolak secara tegas.

Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini menilai, persoalan pentingnya TAP MPRS itu dijadikan sebagai dasar pertimbangan disuarakan oleh hampir semua fraksi.

Ia berharap, dalam pembahasan nanti, sikap tersebut akan tetap disuarakan dan diperjuangkan.  Sebab, dengan begitu, pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila tidak akan menimbulkan polemik dan kontroversi di masyarakat.

“Ketika dibahas di baleg, fraksi-fraksi sudah menyampaikan pandangan mini fraksi. Hampir semua mendesak agar TAP MPRS XXV/1966 dimasukkan di dalam konsideran,” ucap dia.

Anggota Komisi IX DPR itu menuturkan, pada saat pembahasan nanti, akan didalami dan dipertegas lagi soal sikap dan positioning PAN terhadap RUU tersebut.

“Dalam konteks itu, kami mengundang seluruh lapisan masyarakat, ormas, OKP, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lain-lain untuk memberikan masukan. Masukan-masukan itu insyaallah akan menjadi referensi kami dalam menentukan sikap ke depan,” tukasnya.(fri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed