oleh

Aturan Konyol yang di Buat Sekjen DPR RI Dapat Menghambat Kebebasan Pers

RadarKotaNews – Para pengunjung gedung wakil rakyat, termasuk juga wartawan (jurnalis atau pewarta), dilarang membawa tas dan juga laptop untuk meliput sidang paripurna DPR RI.

Hal itu mulai diberlakukan hari ini, Selasa (17/9/2019), saat DPR RI menggelar rapat paripurna ke sembilan.

“Ini aturan baru mas. Sekarang kalau sidang paripurna, khusus untuk yang ke balkon. Ruang paripurna saja. Tas dan sebagainya dititipkan di sini,” kata seorang petuga pengamanan dalam (Pamdal) gedung parlemen, Senayan.

“Ini berlaku semua pengunjung, termasuk wartawan, termasuk membawa laptop nggak bisa ya mas,” lanjutnya.

Atas hal itu, para wartawan yang biasa melakukan tugas jurnalistik di lingkungan gedung para wakil rakyat yang katanya terhormat itu pun mengeluhkannya.

“Laptop kan buat kerja masa dititipkan,” kata seorang wartawan, ketika hendak ke balkon ruang paripurna DPR.

Terkait aturan itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar diminta agar tidak membuat peraturan yang konyol.

“Itu aturan apaan! Peraturan konyol itu. Menghambat kebebasan. Jangan dilarang-larang dong! Kalau diperiksa saja ya nggak apa-apa. Itu bukan gedung dewan, itu gedung rakyat, dewan cuman ngontrak di situ,” kata pengamat politik dan anggaran, Uchok Sky Khadafi.

Uchok pun mengingatkan kepada Sekjen DPR RI, Indra Iskandar bahwa dirinya bukan Sekjen abadi. Untuk itu, Indra Iskandar diingatkan agar tidak membuat aturan semaunya.

“Sekjen itu sementara. Apa dasar hukumnya (melarang wartawan bawa alat kerja). Nggak ada larangannya itu. Jangan sewenang-wenang pada publik, baru jadi Sekjen saja sudah kaya punya jabatan orang paling hebat di Dunia,” kata Uchok.

Sementara itu, atas adanya aturan tersebut Sekejen DPR RI, Indra Iskandar belum bisa dimintai keterangan. Redaksi masih mencoba menghubungi yang bersangkutan. Kejelasan dari Sekejen Indra Iskandar akan dimuat dalam berita selanjutnya. (wr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed