oleh

ASPERINDO Siap Hadapi Era Pasar Bebas ASEAN

Radarkotanews.com – Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) akan menggelar MUNAS (Musyawarah Nasional) IX pada 22-24 Maret 2016 dan menandai 30 Tahun ASPERINDO bertempat di Grand Cempaka Resort, Cipayung- Bogor dengan mengangkat tema: “Asperindo Siap Menghadapi Tantangan Dan Peluang Di Era Pasar Bebas Asean.”

“Pasar bebas ASEAN atau yang juga dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi tantangan bagi industri ekspres, pos dan logistik di Indonesia. Menghadapi tantangan ini menuntut seluruh pelaku industri harus lebih meningkatkan kapasitas, kualitas dan profesionalitas. Sebab, berada pada pasar yang semakin besar dengan pemain yang terus bertambah banyak.” tegas Muhammad Kadrial, Ketua Umum Asperindo di Jakarta, Senin (21/32016).

Menurut Muhammad Kadrial, “Kalangan regulator (pemerintah) dan pelaku industri harus membenahi sistem industri logistik, khususnya pada regulasi (aturan/kebijakan), infrastruktur dan teknologi. Kami juga mengharapkan pelanggan dan target pasar dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan bisnis ini sekarang dan selanjutnya.”

“Dari sisi peluang, berdasarkan kondisi geografis Indonesia ini sangat menyokong bahwa industri ekspres, pos dan logistik akan tumbuh semakin pesat. ASPERINDO memproyeksikan tingkat pertumbuhan khusus sektor ini dapat mencapai lebih dari 14 persen” papar Kadrial.

Peluang pertumbuhan tersebut optimis kian meningkat sejalan perkembangan bisnis e-commerce (model bisnis dengan sistem online) serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). ASPERINDO memprediksi pertumbuhan bisnis e-commerce akan mencapai 40 persen atau menyumbang 25 persen dari seluruh pertumbuhan industri logistik nasional yang diperkirakan mencapai 15,2 persen hingga 2019.

Pertumbuhan e-commerce berdampak positif bagi kinerja dan operasional perusahaan jasa ekspres, pos dan logistik antara lain RPX One Stop Logistics, JNE, Pos Indonesia, TIKI dan pelaku usaha sejenis lainnya. Model kemitraan pelaku e-commerce dan pelaku ekspres, pos dan logistik merupakan symbiosis mutualisme.

Dalam harmonisasi industri ekspres, pos dan logistik dibarengi bisnis e-commerce saat ini teknologi berikut aplikasinya menjadi salah satu kunci utama dalam mempermudah transaksi pengiriman.(PA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed