oleh

Asimilasi, PB dan Atau Sejenisnya Seharusnya HARAM Buat KORUPTOR

Tolak Asimilasi Nazarudin

RadarKotaNews – Di Indonesia Pelaku Korupsi atau Koruptor kerap di Perlakukan istimewa sehingga kejahatan jenis ini makin marak dan hampir dilakukan setiap orang yang mempunyai kesempatan.

Begitu di katakan Presedium Mabes Anti Korupsi (MAK) Rahman Latuconsina, SH. Kepada awak media di Jakarta, Miggu (11/02).

Artinya lanjut Rahman, dirinya ingin mengatakan jika ada 100 orang yang berkesempatan melakukan mark-up, entah dia penguasa atau dilingkaran penguasa yang bisa melakukan hal itu maka 99 orang akan melakukannya.

Pasalnya, hal ini dikarenakan lemahnya regulasi dan jerat Hukum bagi Pelaku Korupsi. Jadi jangan heran jika kejahatan ini makin hari makin subur bak jamur di musim hujan.

“Lihat saja para pelaku Korupsi yang tetap saja mendapatkan haknya sebagai warga binaan.”terang Rahman.

Seharusnya hak warga binaan mulai dari CB, CMB, PB, bahkan asimilasi haram buat para Koruptor. Seharusnya jelas regulasinya, sehingga Negara tidak mengakomodir mereka.

“Coba saja Kita badingkan mereka dengan Pelaku Tipsus lainnya yang kini hampir 50% menghuni Lapas dan Rutan di Indonesia.”tegasnya.

Pasalnya, pelaku Tindak Pidana Narkotika dimana keduanya sama-sama terbentur PP 99 Tahun 2012 Tentang Pembebasan Bersyarat dan Hak warga binaan. Rahman, tidak ingin mengatakan jika Pelaku kejahatan Narkotika lebih mulia, tidak seperti itu namun, fakta yang terjadi Korupsi merupakan pilihan para Koruptor, namun kejahatan Narkotika belum tentu.

Jadi seharusnya hak warga binaan seperti yang Rahman sebutkan diatas haram buat para Koruptor. Kemudian harapan penulis revisi PP 99 Tahun 2012 bisa memberikan rasa keadilan bagi ke-3 nya bukan hanya Koruptor,

“Karena seperti yang Kita ketahui PP ini merupakan regulasi bagi pelakus Tipsus atau Tindak Pidana Khusus yakni: Koruptor, Teroris dan Para Pelaku kejahatan Narkotika.”tegasnya.(fy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed