Anggota DPRD Sula Klarifikasi Terkait Tudingan Main Game Saat Paripurna

Djauhar Buamona, Anggota DPRD Kep. Sula dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

RadarKotaNews, Malut - Djauhar Buamona, Anggota DPRD Kab. Kepulauan Sula (Kepsul) dari Partai Persatuan Pembangunan atau PPP akhirnya mengklarifikasi tudingan dirinya bermain game, yang sempat termuat disalah satu media online lokal TT.Com tertanggal 10 Maret 2022.

Kepada media ini, legislator yang aktif di Komisi III Bid. Kesra dan Pembangunan DPRD Sula ini menjelaskan bahwa tidak sepanjang paripurna dirinya bermain game, dan aplikasi game itu terbuka saat dirinya hendak membuka Google Chrome guna searching/mencari regulasi yang menjadi pembahasan disidang paripurna.

”Jadi saat hendak mencari peraturan perundang-undangan, secara tidak sengaja terbuka aplikasi game yang belum sempat saya tutup, saya akui dijeda kesibukan saya sebagai anggota dewan kadang suka main game, sekedar refresh, dan saya pikir banyak orang juga melakukan hal demikian”, jawab Djauhar Buamona dalam klarifikasinya, Jumat (10/6).

Dirinya menceritakan, misalnya dalam perjalanan Dinas, kegiatan DPRD, dikapal laut dari Sula ke Ternate atau ke Ambon, atau misalnya menunggu pesawat take off dirinya kadang iseng main game.

”Sampai saat ini BK atau Badan Kehormatan DPRD Sula yang mengurusi soal etik dan attitude anggota dewan Sula tidak memanggil dan memeriksa saya karena memang saya tidak bermaksud main game sepanjang sidang paripurna berlangsung”, sahut Djauhar.

Namun demikian Djauhar meminta maaf jika kemudian ada konstituennya yang merasa terganggu dengan pemberitaan tersebut, dirinya berjanji untuk bisa lebih baik lagi sebagai orang yang dipercaya untuk duduk di DPRD Sula sebagai perwakilan masyarakat.

”Semoga kedepan saya bisa lebih baik lagi, sebagai wakil rakyat”, tutup Djauhar. (RL)

Penulis:

Baca Juga