oleh

Amin Rais: Banyak yang Munafik Antara Omongan dan Hati Berbeda

RadarKotaNews – Mantan ketua MPR RI, H M Amien Rais mengatakan, Umat Islam tidak boleh punya pikiran bahwa didunia kita suka dikalahkan dan di akherat di menangkan, hilangkan fikiran itu semua, contoh Nabi bahwa Umat Islam harus gagah, sehat, kuat dan menang.

“Hidup hanya akan berarti kalo kita selalu hubungkan dengan yang diatas,” kata Amin Rais dalam acara Muhasabah dan Munajat untuk Negeri di kawasan di Gedung Dewan Dakwah Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).

Menurut dia, Orang yang paling pandai adalah orang yang menyiapkan bekal buat diakherat nanti, kemudian yang namanya kekuasaan didunia Allah akan memberikan Khilafah pemimpin didunia, syaratnya janganlah kalian musrik, maka Allah akan mencintai kalian.

“Umumnya kelompok Islam di Indonesia ini ada tema penting yang gak kita pelajari, yaitu tema Jihad. Jihad itu tidak bisa dikumandangkan, mengapa kita ini sudah bagus tapi sekarang kok malah menjadi lembek, Sebab kata dia, banyak yang munafik antara omongan dan hati berbeda, yang seharusnya kebalikannya, itulah sebabnya sehingga saya sampaikan kenapa Rahmat dari Allah itu belum datang.”katanya

Amin Rais sampaikan bahwa sampai saat ini dirinya tidak pernah kehilangan optimisme, “jangan sampai kita kena godaan Dinar, Dolar, dan Rupiah yang bisa menghancurkan kekuatan kita.”

Walaupun demikian, semakin sini kita semakin sedikit, akan tetapi inilah kekuatan utama kita, Intinya bahwa Allah akan memberikan pertolongan kepada kita apabila masih ada orang yang beriman dan tahan dari godaan.

“Saya ingin menyampaikan bahwa sekarang itu kita jangan jadi penakut, kita melihat ada tanda tanda awal minggu ini banyak kasus yang belum terselesaikan, HAM dan kasus Novel Baswedan, Sementara Jokowi mengarahkan 3 bulan harus tuntas, akan tetapi sampai saat ini gak selesai juga,”tuturnya.

“Kenapa kasus Novel sulit untuk diungkap pelakunya, karena dalangnya ada didalam kekuasaan,”katanya

Oleh karena itu, Kita harus berani dan betul betul untuk mengumandangkan Jihad Fisabililah (hal yang kurang bagus menjadi bagus).

“Kenapa Prabowo ketemu Jokowi?, saya jelaskan bahwa kenapa sih kok pihak yang menang ngotot sekali kepengen diadakan pertemuan dengan Prabowo, berarti mereka tidak percaya diri karena adanya kecurangan.”kata Amin Rais

Menurut Amin Rais yang juga penasehat PA 212, Pada tanggal 12 Juli Prabowo mengirim surat kepada saya, kemudian saya memberikan komentar apabila mau rekosiliasi tentukan dulu rekomnya apa, rekom yang sudah jelas adalah apa yang kita perjuangkan selama kampanye yaitu bidang Pangan, Energi, Air, dan Perkuat Hankam kita, apabila disepakati kita bagi 55.45, akan tetapi kalo tidak mau dan tidak disetujui berarti kita berada diluar yaitu oposisi. (Dirga/Maul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed