oleh

Aksi Konkrit Pasca Aksi Bela Palestina 1712

RadarKotaNews – GNPF Ulama, Ustad Bahtiar Nasir, menilai pasca keputusan Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai ibukota tentu mereka menuai permusuhan global, begitu juga kita.

“Kami juga merasa berhak memiliki Baitul Magdis. Palestina yang tertindas juga merasa memiliki hak nya.”kata Uztd Bahtiar dalam konferensi pers “Aksi Konkrit Pasca Aksi Bela Palestina 1712”. di AQL Islamic Center Jakan Tebet Utara, Jakarta Selatan, Rabu (20/12).

Lanjut Uztd Bahtiar , Hari ini kami berkumpul atas nama aliansi pembela Al Aqsa. Kami berkumpul untuk bentuk konkrit 1712 dan bersama sama untuk membuat pernyataan. Mengingat apa yang terjadi di palestina :

Pertama, Kami mengucapkan terimakasih kepada rakyat indonesia yang membantu moril dan non materil

Kedua, Menyerukan untuk rakyat Indonesia terus membela rakyat palestina.

Ketiga, Kami mengajak elemen masyarakat edukasi terkait pembebasan palestina

Keempat, Mengajak kalangan profesi untuk membela palestina apapun profesinya.

Kelima, Mengajak seluruh lembaga pemebela palestina untuk bersatu.

Keenam, Menyerukan untuk seluruh umat bersatu dalam rangka membebaskan palestina dari israel.

Menurut Uztd Bahtiar, Pesan persatuan dan pesan kepedulian untuk membela palestina yang selama ini jadi korban.

“Khususnya anak anak dan orang tua.” katanya

Untuk itu Uztd Bahtiar mengungkapkan bahwa kehadiran kami membantu mereka yang tertindas. Kami tidak sendirian, maka perlu sinergi antar lembaga untuk memperkuat.

Untuk itu, kami dari lembaga yang peduli kemerdekaan palestina menyapa anda untuk memperkenalkan diri agar anda tau kemana dana sumbangan anda mengalir dan untuk apa.

“Indonesia sebagai negara meredeka mempunya potensi yang besar untuk membantu agar indonesia memperoleh berkat dari Allah SAW.”terang Uztd Bahtiar.(Adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed