Aksi Damai 411 Tuntut Presiden Mundur Karena Gagal

RadarKotaNews, Jakarta - Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) bersama seluruh elemen masyarakat akan bersama-sama mengadakan aksi damai, monumental, konstitusional dan dilindungi UU AKBAR 411 yang insyaa Allah akan dilaksanakan pada hari Jum’at 4 November 2022 M (9 Rabiul Akhir 1444 H).

Demikian dikatakan Habib Muhammad Ali Athos saat membacakan Press Release GNPR dalam acara konferensi pers persiapan Aksi 411, di Raden Bahari Restaurant Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (3/11)

Adapun isi release yang di sampaikan Habib Muhammad, dengan ini kami dari GNPR menyampaikan sebagai berikut:

Pertama, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu melaksanakan hak check dan balance terhadap jalannya pemerintahan melalui antara lain aksi turun ke jalan sebagai konsekuensi negara berdemokrasi sesuai amanat konsitusi yang tertuang dalam Pasal 21 Deklarasi Universal HAM 10 Desember 1948 yang telah diratifikasi oleh UU No 39/1999 bahwa setiap orang berhak untuk turut serta dalam pemerintahan negerinya sendiri dan kemauan rakyat harus menjadi dasar kekuasaan pemerintah;

Kedua bahwa Pasal 28 E ayat (3) UUD 1945 jelas menegaskan dan menjamin hak rakyat dan masyarakat untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat;

Ketiga, bahwa GNPR dan rakyat telah beberapa kali turun ke jalan menyuarakan aspirasi rakyat atas berbagai kebijakan dan keadaan yang ditimbulkan oleh pemerintah yang harus segera dibenahi dan diperbaiki untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik namun seluruh aspirasi tersebut tidak pernah digubris dan diindahkan.

"Maka dari itu kami berpendapat dan meyakini bahwa hal ini dikarenakan gagalnya pemerintahan yang dikepalai oleh yang terhormat Presiden Joko Widodo dalam membawa kehidupan rakyat ke arah yang lebih baik dalam kondisi saat ini," ujar Habib Muhammad

Keempat, bahwa oleh karena itu kami menuntut yang terhormat Presiden Joko Widodo dengan Legowo untuk  mundur sesuai Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2001 Tentang Etika Politik dan Pemerintahan.

Kelima, bahwa permintaan logis kami tersebut adalah suatu hal yang lumrah dalam kehidupan berdemokrasi dan dilindungi.

Keenam, Oleh karena itu sekali lagi kami mengajak segenap elemen bangsa yang cinta tanah air dan bangsa untuk turun ke jalan pada hari Jumat esok guna menyampaikan aspirasi mulia ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kita sebagai rakyat atas masa depan bangsa dan anak cucu kita

"Diharapkan pada aksi damai esok berjalan lancar dan selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Habib Muhammad. (wawan)

Penulis:

Baca Juga