oleh

Akan Sangat Berbahaya Jika Agama Dijadikan Komoditi

Radarkotanews.com – Ketua Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU), Kiai Said Aqil Siro mengatakan nilai-nilai Islam yang ditegaskan oleh Nahdlatul Ulama adalah persaudaraan dalam bingkai kebangsaan telah dibuktikan oleh ulama-ulama pesantren yang menjadi pilar NU dalam perjuangan kemerdekaan dan kebangsaan.

Menurutnya pada perumusan dasar negara, ketika sidang Konstituante dalam fase awal kemerdekaan, ulama pesantren mendukung Pancasila sebagai dasar negara, dengan memahami bahwa nilai-nilai Islam menjadi ruh Pancasila.”ujar Kiai Said Aqil dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (26/8).

“NU selalu berkomitmen untuk mengawal bangsa Indonesia dalam semangat kebangsaan, politik kerakyatan maupun dalam pilar konstitusi. Kiranya ada rumus yang perlu dijadikan referensi bersama yaitu PBNU (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD’45),” papar Said Aqil.

Sementara di tempat yang sama pengurus utama Sekjend PBNU Helmy Zaini Faisal mengatakan bahwa halaqoh ini mengawali kepengurusan hasil mukernas di Jombang kemarin.
Ikatan sosial kita kini semakin longgar akibat adanya upaya-upaya untuk memecah belah dari berbagai kelompok yang tidak senang Indonesia bersatu dan harmonis.

“Selain itu Peristwa semacam Tolikara dan ancaman bom diberbagai pusat ibadah tentu saja harus hilang dari bumi Indonesia kita. Ajaran Pancasila sesuai dengan Alquran dan agama-agama/kepercayan lain di bumi Indonesia.”Tutup Helmi.(NR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed