oleh

Ada 12 Pegawai KPK Mengundurkan Diri Atas Kemauannya Sendiri

RadarKotaNews, Jakarta – Tak ada masalah jika ke 12 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengundurkan diri.

Demikian di sampaikan Ketua Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia, Yenti Garnasih dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

Dari 1500 pegawai KPK ada 12 orang yang akan mengundurkan diri, “ya biarin aja. Kita juga nggak bisa paksa, bilang jangan keluar dong, kan nggak bisa juga,” kata Yenti

Dikatakan Yenti, dirinya semalam ketemu dengan Saud Situmorang (Komisioner KPK) dan salah satu perwakilan yang akan mengundurkan diri. Menurut Saut ‘saya sudah bilang jangan keluar.’ Saya bilang (ke Saud) ‘Kalau (pegawainya) mau keluar, enggak perlu digitukan (ditahan), kan udah dewasa, biasa aja ya kan…

Yang penting, menurut Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 ini, mundurnya 12 pegawai KPK itu atas kemauan sendiri dan bukan karena dintimidasi.

“Itu kan demokratis saja. Kalau memang sudah tidak nyaman, ya biarin saja, urusan dia tidak nyaman. Tidak nyamannya menurut Pak Saut karena ketuanya Pak Firli, ya enggak masalah,” ujarnya.

Ditegaskanya, pengunduran diri 12 pegawai itu tak perlu dipersoalkan, karena yang terpenting saat ini adalah bagaimana KPK bekerja bersama orang-orang yang optimis dan memiliki harapan yang positif dengan pimpinan baru yang bakal dilantik pada Jumat (20/12/2019) nanti.

“Kita akan menyongsong dengan harapan-harapan yang positif, yang optimis,” jelas pakar hukum tindak pidana pencucian uang itu.

Pasalnya, kita ini bangsa besar, lembaga (KPK) itu  lembaga besar. Kita sudah membuat satu lembaga di mana sudah kita jaga sedemikian rupa. Jangan sampai ada misalnya kekuatan apa yang membuat kita sampai tidak bisa bergerak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed