oleh

20 Ribu Buruh Akan Kembali Aksi Turun Ke Jalan Menolak PHK

Jakarta, Radarkotanews.com – Ribuan buruh di sektor industri padat modal “capital intensive” mulai di PHK dan puluhan ribu buruh lainnya berpotensi di PHK, bahkan ribuan buruh di sektor padat karya pun sudah terPHK.

Presiden KSPI Said Iqbal menduga Pemerintah dan APINDO/KADIN tidak mengumumkan ribuan PHK buruh ini karena dua faktor yaitu pertama, pemerintah “berusaha menutup-nutupi” angka PHK ini karena “takut” dianggap gagal dalam menjalankan paket kebijakan ekonomi nya, nanti kalau sudah ramai di media tentang phk ini barulah pemerintah akan mengumumkan angka phk sedikit-sedikit dan apindo/kadin akan mengamini perlahan-lahan yang kemudian ujung-ujungnya meminta insentif lagi.

Dan faktor kedua lanjut Said, adalah ketidakmampuan pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang salah satu penyebabnya kebijakan upah murah pemerintah melalui pp no 78/2015 tentang pengupahan (faktanya semua harga barang, ongkos transportasi tetap mahal, dan sewa rumah mahal walaupun harga bbm sudah diturunkan tidak ada efek, bahkan ditengah harga minyak dunia rendah sekalipun) dan hal ini diperparah dengan sikap pengusaha yang menyatakan tidak ada efek apapun di sektor riil dari paket kebijakan ekonomi tsb.

Perusahaan raksasa dan menengah yang sudah pasti melakukan PHK ribuan buruh pada januari-maret 2016 ini adalah PT Panasonic (ada 2 pabrik di cikarang bekasi dan pasuruan), PT Toshiba, PT Shamoin, PT Starlink, PT Jaba garmindo(tekstil),PT Ford Indonesia, dan puluhan perusahaan yang bergerak dalam industri motor dan mobil seperti PT Yamaha dan PT Astra Honda Motor, PT Hino dll dan komponen motor dan mobil seperti PT Astra komponen, PT AWP, PT Aishin, PT Mushashi, PT Sunstar dll sudah mem PHK ribuan karyawan kontraknya dengan tidak memperpanjang kontrak dengan pekerjanya lagi. Kesemua pabrik tersebut, kata dia, berlokasi di jakarta, bogor, tangerang, bekasi, karawang, purwakarta, pasuruan, medan, bahkan anggota kspi yang terPHK di industri pertambangan dan perminyakan (KKKS)sudah mulai melaporkan ancaman PHK terhadap puluhan ribu buruh.

Oleh karenanya KSPI mendesak pemerintah wajib melindungi ribuan buruh yang sudah terPHK tersebut dan puluhan ribu lainnya yang terancam phk di sektor elektronik, garmen, tekstil, motor, komponen motor dan mobil, perminyakan, dan jasa penunjang perminyakan dan pertambangan.”tutur Said Iqbal melalui siaran pers nya kepada awak media di Jakartaa, minggu (31/1/2016).

Selain itu KSPI juga mendesak hentikan retorika keberhasilan paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan dan hentikan proyek mercusuar seperti proyek kereta cepat. 20 ribu buruh akan kembali aksi turun ke jalan menolak PHK dan menolak upah murah pada 6 feb di istana dan MA serta aksi serempak puluhan ribu buruh di surabaya, batam, bandung, medan, aceh, makasar,dll pada tgl tersebut.(Id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed