oleh

1 Tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo, Tegas Dalam Pemberantasan Narkoba

Radarkotanews.com – Berdasar hasil survei nasional Indo Barometer tentang : “Keberhasilan dan Kegagalan Setahun Pemerintahan Jokowi-JK” yang di luncurkan hari ini, Kamis (08/10/2015) di hotel Century Park, Senayan-Jakarta disebutkan bahwa mayoritas publik (75,3%) koresponden menilai presiden Jokowi tergolong tegas dalam menegakkan hukum bagi para pengedar narkoba.

Survei dilaksanakan di 34 provinsi pada tanggal 14-22 September 2015 dengan melibatkan 1200 responden, dan margin error ±3,0%. Maksud dan tujuan survei adalah untuk melihat evaluasi publik terhadap kinerja Presiden, Wakil Presiden, dan Kabinet terutama keberhasilan dan kegagalan pemerintahan dalam 1 tahun ini.

Temuan lain dari survei yaitu mayoritas publik (84,9%) setuju hukuman mati diberikan terhadap para pengedar narkoba.

Selain kasus narkoba, hukuman mati juga pantas diberikan terhadap para koruptor, kasus pembunuhan, dan kejahatan seksual.

Responden Yang menyatakan presiden Jokowi tergolong tegas dalam menegakkan hukum bagi para pengedar narkoba memberi alasan bahwa pelaksanaan hukuman mati, kebijakan yang membuat efek jera, memberantas narkoba dengan cara sangat baik. Namun alasan bagi koresponden yang tidak setuju dengan pernyataan itu, menyatakan bahwa presiden Jokowi tidak tegas, karena tidak mengatasi masalah secara langsung dan cepat, masih banyak pengedar narkoba yang belum diadili dan tidak konsisten.

“Pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada para responden dalam survei ini dilakukan secara terbuka. Perbedaan antara Pemerintahan Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), rupanya ada pada bidang penegakan hukum, Jokowi lebih pada upaya pemberantasan narkoba, sedangkan di era SBY lebih pada bidang pemberantasan korupsi”, ujar Direktur Eksektif Indo Barometer, M.Qodari dalam pemaparan hasil survei nasional Indo Barometer di hotel Century Park, Senayan-Jakarta.(SA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed