oleh

1.175 Personil di Turunkan Dalam Rangka Pengamanan di MK

RadarKotaNews – Menjelang sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres di Mahkamah Konstitusi, Pemerintah menurunkan 1.175 personi dalam rangka pengamanan

“Pasukan yang bertugas di depan MK bersifat rolling berputar dimasing-masing obyek vital, agar para komandan memberikan atensi kepada anggotanya,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol.Harry Kurniawan saat apel pengamanan di depan Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, selasa (25/6)

Ia menyebut, sidang putusan PHPU
akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 27 Juni 2019 jam : 12.30 wib.

Disampaikan Harry bahwa, dalam pengamanan MK ada beberapa atensi :

Pertama, Tidak diperbolehkan membawa senjata api/peluru tajam.

Kedua, Dalam pengamanan MK sudah saya sampaikan CB taktis, pergunakan tingkat dan tameng yang kita miliki, tidak ada anggota yang mengejar-ngejar.

Selain dibekali gas air mata, peluru karet dan peluru hampa sesuai dengan penggunaannya, penembakannya dipantulkan dan tidak boleh ditembakkan langsung.

Selain itu Harry berharap, kegiatan pengamanan unras sudah diamankan dan dinegoisasi oleh kesatuan wilayah dan anggota BKO digerakkan terakhir.

Meski telah disampaikan oleh massa unras agar tidak melaksanakan unras dan kita menfasilitasinya.

“Saya yakin bahwa tanggal 27 Juni 2019 nanti akan aman, dengan melihat semangat rekan-rekan, yakinlah bahwa apa yang kita lakukan bernilai ibadah,”terangnya

Oleh karena itu, apabila ada hal-hal kecil sampaikan kepada pengendali.(Adrian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed