Waketum APN Ahmad Ahyar: “Rokhmin Dahuri Layak Jadi Menteri di Kabinet Mendatang”

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hanya tinggal menghitung hari. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin juga sedang menggodok kabinet barunya. Masyarakat tengah menantikan momen penting itu.

Jakarta, RadarKotaNews – Joko Widodo dipastikan akan dilantik sebagai Presiden RI masa bakti 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Namun yang juga tak kalah penting bagaimana kemudian Jokowi, setelah dilantik jadi Presiden menyusun kabinet baru yang akan membantunya selama lima tahun ke depan.

Jelang pelantikan Presiden, suhu politik tanah air nampak memanas dan hal itu ditandai dengan banyaknya aksi unjuk rasa yang melibatkan mahasiswa serta pelajar.

“Tentu saja, jelang pengumuman nama Kabinet Menteri Jokowi periode 2019-2024 seperti menghitung hari. Masyarakat akan menunggu sosok para pembantu di tim Kabinetnya,” ujar Ahmad Ahyar, Wakil Ketua Umum Amanah Perisai Nusantara, Selasa (8/10/2019).

Salah satu nama yang cukup menjadi perbincangan di masyarakat, menurut Ahyar, adalah sosok Rokhmin Dahuri.

Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 16 November 1958 ini, memiliki pengalaman mumpuni sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong di era Presiden Megawati Soekarnoputri periode 9 Agustus 2001 sampai 20 Oktober 2004.

Ayah empat anak ini merupakan alumni dan Guru Besar bidang Kelautan dan Perikanan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kondisi sosial ekonomi di Indonesia saat ini, menurut Ahyar, memiliki banyak masalah dalam hal pengangguran dan kemiskinan, ketimpangan sosial, disparitas pembangunan antar wilayah, penderita gizi buruk, daya saing dan Indek Pembangunan Manusia (IPM) rendah serta kerusakan lingkungan.

“Kita membutuhkan sosok komprehensif yang mumpuni dan detail tentang persoalan ekonomi dan kelautan di Indonesia,” kata Ahyar.

Kalau saat ini pemerintah sulit keluar dari pertumbuhan ekonomi yang mentok di 5 persen, pemerintah harus melakukan optimalisasi sektor kelautan menuju pertumbuhan ekonomi 7 persen. “Di tangan orang yang tepat seperti Prof Rokhmin, inshaAllah akan mudah tercapai,” tambahnya.

Menurut Ahyar, Rokhmin yang kini sebagai Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia, dan juga Ketua Dewan Pakar Pengurus Himpunan Pengusaha Nahdliyin, memiliki pengalaman dan akan mampu berbuat banyak untuk mengerek pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen.

“Saya optimistis, Pak Rokhmin adalah sosok tepat ada di Kabinet Jokowi periode 2019-2024,” tuturnya.

Ahyar menambahkan, Rokhmin Dahuri menjadi salah satu kandidat tepat untuk Menteri Perikanan dan Kelautan. “Saya tidak pungkiri, karena kalau melihat kapasitasnya, beliau memang memadai, layak ada di kabinet,” ujar Ahyar.

Bila selama periode pertama Pemerintah Jokowi pembangunan perikanan difokuskan pada upaya pemberantasan kejahatan perikanan, kini saatnya di periode kedua peran pengembangan budi daya perikanan memiliki potensi dan kontribusi besar bagi ekonomi nasional.

“Nawacita pertama tentang poros maritim, budaya maritim terabaikan hanya sebatas sail. Budaya maritim ini bisa diterapkan dalam konteks pendidikan dari PAUD, hingga pendidikan tinggi,” tukasnya.(Ah)