Beranda Nasional Tingginya Impor Baja Dari China, Krakatau Steel Merugi, Buruh di PHK

Tingginya Impor Baja Dari China, Krakatau Steel Merugi, Buruh di PHK

0
BERBAGI
Terancam di PHK Buruh Krakatau Steel Berunjuk Rasa

RadarKotaNews – Ekonom senior Rizal Ramli mengkritisi naiknya impor baja dari China di saat salah satu perusahaan BUMN, yakni PT Krakatau Steel (KS), mengalami kerugian.

Padahal, menurut RR, sapaan karibnya, pemerintahan Joko Widodo itu fokus pada pembangunan infrastruktur. Karenanya, peningkatan pembangunan infrastruktur juga memberikan kontribusi pada peningkatan penjualan baja perusahaan plat merah.

“Infrastruktur digenjot 4,5 tahun terakhir. Harusnya penjualan dan keuntungan Krakatau Steel naik. Tapi, yang naik malah justru impor baja dari China, yang harganya dumping dan aturan impornya dipermudah oleh Menteri Perdagangan. Tidak aneh Krakatau Steel merugi,” kata RR di Jakarta, Rabu (3/7/19). 

Mantan menko EKUIN era presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini  mengaku pernah memberikan usulan ke Jokowi untuk berani melaksanakan kebijakan anti dumping. Caranya, dengan menerapkan bea masuk 25 persen terhadap baja dan turunannya pada tahun lalu.

Jika kebijakan itu dilaksanakan, RR meyakini, Krakatau Steel akan untung lagi. Karena produksi baja dalam negeri naik.

Menurut RR, salah satu cara yang paling ampuh untuk bisa mengatasi kondisi ekonomi yang buruk adalah dengan mengurangi defisit current account dan impor.

Ia mengkritisi sikap pemerintah Jokowi yang hanya berani dan fokus pada upaya pengurangan impor terhadap komoditi kecil seperti tasbih, bedak, dan lipstik. 

Ia menilai, pemerintah sebaiknya juga memfokuskan pada 10 komoditas impor yang besar, khususnya baja dari China dan mobil dari Jepang.

Pada awal Oktober tahun lalu, RR menyebut bahwa baja 67 persen berasal dari impor dan dijual murah di Indonesia. Industri baja dalam negeri seperti Krakatau Steel pun merugi.

“Restrukturisasi KS membuat utang sustainable tapi tidak tingkatkan sales! Harus berani kenakan tarif anti-dumping. RRT (China, Red) ekses kapasitas industri baja, berminat realokasi pabrik baja bekas ke RI. Eh, diberi bebas pajak 30 tahun oleh Mentri Keuangan ‘Terbalik’. Cerdas nggak itu?” sindirnya

Sebagaimana diketahui, sekurangnya 1.500 buruh PT Krakatau Steel (KS) berdemonstrasi pada Selasa (02/07/2019). Mereka menolak dilakukannya pemutusan hubungan kerja. Setelah berorasi menyampaikan aspirasinya, ribuan buruh itu lalu melakukan konvoi ke depan Gedung Wali Kota Cilegon, Banten, dan melanjutkan demonstrasinya.

Dalam aksinya, buruh menolak dua item, yaitu menolak dirumahkan dan menolak di-PHK, kata Muhari, wakil ketua Serikat Buruh Krakatau Steel (SBKS), di sela-sela aksi.

Demonstrasi diawali di depan kantor PT Krakatau Steel (KS). Kemudian, berlanjut ke depan Gedung Wali Kota Cilegon. Sebagian buruh memimpin aksi di atas mobil komando.

Krakatau Steel akan memberhentikan 2.500 buruh dengan alasan efisiensi. Sebelumnya, pada 1 Juni 2019, menurut Muhari, sudah sebanyak 529 buruh diberhentikan secara sepihak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here