Terkait Teror Bom kepada Pimpinan KPK, FITRA: Ini Tidak Bisa Dibiarkan Berlarut

RadarKotaNews – Sekjen Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (FITRA), Misbah Hasan menegaskan bahwa teror bom yang terjadi di kediaman Pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Laode M. Syarif pada tanggal 9 Januari 2019 tidak bisa dibiarkan berlarut,

“Hal tersebut bisa menghambat proses pemberantasan korupsi dan mencederai demokrasi di Indonesia,”kata Misbah lewat pesan tertulisnya kepada redaksi, Jumat (11/1/19).

Untuk itu, Seknas FITRA menyatakan sikap sebagai berikut :

Pertama, Mengapresiasi kepolisian yang langsung membentuk Tim Bersama (Polri-Densus 88, dan KPK) untuk menyelidiki pelaku teror bom di kediaman Pimpinan KPK tersebut;

Kedua, Mendesak pihak kepolisian untuk segera menemukan pelaku teror dan memprosesnya secara hukum;

Ketiga, Terus mengusut dan segera menemukan pelaku dan dalang teror yang menimpa Novel Baswedan, karena pembiaran terhadap kasus ini akan semakin meningkatkan kepercayaan diri pelaku dan mendegradasi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri;

Keempat, Memberi perlindungan lebih kepada Pimpinan KPK (dan keluarganya) dan memastikan kondisi kondusif dan aman selama tahun politik;

Kelima. Mendukung KPK untuk terus menjalankan tugas memberantas korupsi di Indonesia.(fy)