Beranda Nasional SN harus kedepankan sikap Kenegarawanan demi menyelamatkan kepentingan Rakyat !!!

SN harus kedepankan sikap Kenegarawanan demi menyelamatkan kepentingan Rakyat !!!

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Berkali-kali kasus perkasus selalu menyelimuti negara Indonesia tanpa ada ujungnya bahkan akan selalu terus kisruh. Hal ini tidak luput dari kebijakan pemerintah dan kurang tegasnya instruksi seorang pemimpin negara sehingga permasalah demi permasalahan akan bermunculan. Baru-baru ini kisruh yang ditimbulkan oleh rekaman Bos Freeport, Ketua DPR RI, dan Pengusaha Minyak (MS, SN dan MR). Peneliti Muda yang peduli dengan aset bangsa Rahman Latuconsina mengatakan Kisruh pada masalah ‘papa minta’ pulsa semakin hari semakin besar dan terus menggelinding bak ‘bola salju’.

Lanjut Rahman Kasus ini terlihat menarik karena semakin hari semakin banyak menyeret nama-nama elite pemimpin Negeri ini. Harapan banyak pihak bahwa kasus ini bisa segera selesai sehingga pihak legislatif dan eksekutif bisa kembali focus bekerja dan kembali harmonis seolah bagai punguk merindukan bulan.

“Realitas yang terjadi para elite cenderung membuka ‘front’ demi mencari pembenaran dan simpati rakyat,” ucap Rahman di Jakarta (12/12/2015).

 Menurut Rahman, banyak peran-peran protagonis serta memunculkan banyak pahlawan kesiangan bak sosok iblis yang bertopengkan malaikat. Sementara pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab penuh atas adanya kisruh ini malah tertawa riuh dan bertepuk tangan karena merasa puas strateginya menciptakan ‘chaos politik’ dan instabilitas Negara ini telah sukses.

“Lihat saja pihak Freepot dan MR, tentu mereka bukan sosok Dewa dalam kasus ‘papa minta saham’ lalu siapa korban yang seungguhnya,” tanyanya

Rahman menjelaskan, rakyatlah yang menjadi korban dalam kasus tersebut. Untuk itu, sudah seharusnya SN bisa bersikap legowo dan mengedepankan sikap kenegerawannya agar kepentingan yang lebih besar dalam hal ini yakni Rakyat, bisa terselamatkan.

“Golkar sendiri melihat objectiv, dalam kasus ini memang sudah tepat jika sikap Golkar realistis, karena jika tidak Golkar juga bisa kena imbas dan funisment dari rakyat Indonesia,” tuturnya.

Rahman menilai, Golkar akan melakukan gerakan tersendiri untuk mengamankan DPR I, karena Golkar sebagai penguasa kuota tertinggi untuk posisi DPR I. Golkar bukan tidak mempunyai kader yang mumpuni sekelas SN guna menjadi lokomotif legislasi di Senayan.

“Seharusnya kompromi politik yang bernilai positif seperti ini layak dikedepankan sehingga bisa meredam gejolak dan gaduh politik di tanah air,” pungkas Rahman. (Fk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here