Beranda Hukum Sidang Praperadilan Kejaksaan Jakarta Utara Diduga Melakukan Kriminalisasi

Sidang Praperadilan Kejaksaan Jakarta Utara Diduga Melakukan Kriminalisasi

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Putusan Permohonan Praperadilan tidak diakui Majelis Hakim Ramses Pasaribu, SH dengan anggota Aris Sirait, SH dan Didik Wuriyanto, SH di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jl. Gajah Mada, No.17, Jakarta Pusat, Selasa (24/10), pukul 16.00 WIB.

Pasalnya, sidang pembacaan Surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengganti Theodora Marpaung dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara masih terus dilanjutkan meskipun majelis hakim telah menerima Petikan Putusan N0.117/PID.Prap/2017/PN.Jkt.Sel, Pengadilan Negeri Jakarta selatan yang mengadili perkara pidana Praperadilan pada peradilan tingkat pertama dengan acara permohonan Praperadilan telah menjatuhkan putusan dalam perkara atas terdakwa Hiendra Soenjoto (Pemohon), mengabulkan Permohonan Praperadilan untuk seluruhnya.

Putusan itu dibacakan oleh hakim tunggal Effendi Mukhtar, SH, MH di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/10/17).

“Surat surat ini (Petikan putusan praperadilan-red) kami kembalikan dulu. Hasil musyawarah majelis; Sidang dilanjutkan dengan agenda pembacaan surat dakwaan JPU. Nanti, sidang yang akan datang, silahkan buat eksepsi. Silahkan tunjuk pengacara atau anda maju sendiri, terserah. Karena ancaman tuntutan pidana yang didakwakan kepada anda tidak mengharuskan majelis untuk menunjuk pengacara,” ucap Ketua Majelis Hakim Ramses Pasaribu, SH menjelaskan penolakan eksekusi Putusan permohonan praperadilan yang dikabulkan hakim tunggal Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kepada terdakwa.

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Didik Wuriyanto, SH ketika dikonfirmasi terkait dasar hukum penolakan eksekusi Putusan Permohonan Praperadilan yang dikabulkan hakim Praperadilan dan malah melanjutkan persidangan dan mempersilahkan JPU membacakan surat dakwaan; dia tidak bersedia.

“Maaf! Saya tidak bisa menjadi Humas untuk perkara saya sendiri. Silahkan konfirmasi kepada Humas yang lain,” jawab Didik Wuriyanto melalui WA kepada limitnews.net, Selasa (24/10).

Persidangan perkara atas nama terdakwa Hiendra Soenjoto akan dibuka kembali, Senin (30/10), di PN Jakarta Utara dengan agenda pembacaan Surat Eksepsi dari terdakwa.

Petikan Putusan N0.117/PID.Prap/2017/PN.Jkt.Sel, Pengadilan Negeri Jakarta selatan yang mengadili perkara pidana Praperadilan pada peradilan tingkat pertama dengan acara permohonan Praperadilan telah menjatuhkan putusan dalam perkara atas terdakwa Hiendra Soenjoto (pemohon), melawan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (termohon).(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here