Sembilan Permitaan Tokoh Papua Hanya Tiga yang di Respon Termasuk Pembangunan Istana di Papua

Foto: Pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Tokoh Papua di Istana Negara

RadarKotaNews – Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama 61 tokoh dari Papua dan Papua Barat berharap pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo menjadi catatan penting,

Dalam pertemuan tersebut Abisai menyampaikan beberapa hal:

Pertama, Meminta kepada Jokowi untuk melakukan pemekaran provinsi lima wilayah adat, di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kedua, Lembaga nasional yang menangani Tanah Papua.

Ketiga, Penempatan pejabat – pejabat eselon satu dan dua di kementerian dan LPMK.

Keempat, Pembangunan asrama nusantara di seluruh provinsi dan menyediakan keamanan mahasiswa Papua.

Kelima, Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua dalam Prolegnas 2020.

Keenam, Dikeluarkan atas persetujuan Presiden untuk pengangkatan ASN honorer di Tanah Papua.

Ketujuh, Meminta percepatan Palapa Ring Papua Timur.

Kedelapan, Meminta Jokowi mengesahkan lembaga adat perempuan dan anak Papua.

Kesembilan, Meminta Jokowi membangun Istana Presiden di Kota Jayapura, Papua.

“Untuk pembangungan Istana, saya menyetujui siap menyumbangkan tanah seluas 10 hektare.”kata Abisai saat membahas masalah di wilayah tertimur Indonesia bersama Presiden Jokowi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, selasa (10/09).

Menurut Abisai dirinya akan membantu perjalanan Presiden ke Papua diubah dari kunjungan ke Papua menjadi berkantor di Papua.

Hal tersebut di tanggapi Presiden RI, Joko Widodo “saya sangat merespon dengan baik permintaan bapak, sesuai dengan respon tersebut, saya akan naikkan sekitar 1.000 pelajar Papua yang baru lulus untuk bekerja di BUMN dan perusahaan swasta.”

“Saya mendukung pemekaran yang mendukung tokoh Papua. Namun, saya hanya menerima pemekaran dua hingga tiga wilayah.”tegas Jokowi

Terkait dengan pembangunan istana Jokowi akan konsultasikan dulu dengan para menteri sebelum memutuskan agar tidak keliru. Nanti saya ngomong kemudian duitnya enggak ada.

“Ya sudah mulai tahun depan Istana dibangun.”tutup Jokowi.(wawan)