Sejarawan: Kita Terlalu Banyak Membangun Slogan yang Tidak di Wujudkan

Sejarawan, Anhar Gonggong

RadarKotaNews – Sejarawan Anhar Gonggong mengatakan apabila kita mau jujur, ketika Negeri ini mau merdeka semua sudah diberikan oleh para pendahulu kita, yang salah adalah modal kita merdeka ini belom di bumikan yaitu Pancasila & UUD

Menurutnya, semua ini belom dikebumikan di dalam Negara, dimana semua Presiden kita mengaku Pancasila telah dilakukan, namun yang salah adalah tidak adanya orang jujur saat ini, seperti berapa orang di DPR yang masuk penjara malah sampai Ketua DPR nya masuk penjara.

“Kita ini terlalu banyak membangun slogan-slogan yang tidak kita wujudkan atau kita kebumikan,”kata Anhar di Museum Nasional Jalan Medan merdeka Barat, Jakarta pusat, Rabu (7/8/19)

Lanjut Anhar, kita ini mau merdeka dengan 1 tujuan dengan masyarakat yang adil dan makmur, mulai dari Presiden Soekarno sampai dengan Presiden sekarang menurut saya tidak ada yang memikirkan hal ini, seperti yang sekarang yaitu Nawacita apakah ada yang terwujud? ya… seperti saya pada saat mahasiswa juga, saya seperti ini dan tidak pernah di dengar dan ditangkap juga

“Menurut saya Pancasila dan UUD ’45 tidak dikebumikan, dimana menurut rumusan pancasila yaitu tidak ada rakyat miskin diseluruh Indonesia.”jelasnya

Anhar menilai, Republik ini sangat sedikit Pemimpin, yang banyak yaitu Pejabat koruptor, Ia mencontohkan Soekarno dan Hatta dimana mereka sudah kaya sebelum menjabat. Karena itu, kita beruntung ada sosok dua orang seperti beliau dan membuat kita mengaku merdeka.

Seperti para pelajar nantinya pasti akan berpikiran seperti mereka akan lulus kuliah bekerja mempunya rumah, mobil tetapi tidak peduli di dapatkan dari mana, walaupun dia adalah seorang aktivis hal seperti ini lah contoh Pancasila dan UUD yang belum dikebumikan, dimana Pancasila ingin membangun masyarakat dunia yang sejahtera.(Wawan)