Beranda Ekonomi Said Iqbal : Selamat Datang Neo Orde Baru Jilid II

Said Iqbal : Selamat Datang Neo Orde Baru Jilid II

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekera Indonesia, Said Iqbal mengatakan, pemerintaha era Jokowi- JK adalah pemerintahan bergaya orde baru jilid II. Hal ini menurutnya tak terlepas dari segala macam kebijakan Pemerintahan Jokowi-Jk yang selalu merugikan rakyat terutama kaum buruh yang selalu dirugikan dengan diberlakukannya kebijakan upah murah melalui PP 78/2015.

“Buruh berpendapat kebijakan pemerintahan Jokowi-JK adalah orde baru jilid 2 atau Neo orde baru.” Kata Said Iqbal dalam keterangan persnya di Jakarta,Rabu (11/11/2015).

Dirinya pun menjelaskan, yang dimaksud dengan neo orde baru yaitu persis sama ketika mantan Presiden Soeharto dengan trilogi pembangunannya yang mengedepankan :

1.Stabilitas keamanan dengan tentara dan polisinya menghantam gerakan buruh,aktivis,masyarakat sipil

2.Demi mengejar pertubuhan ekonomi

3. Dengan janji pemerataan pendapatan dan faktanya tidak pernah tercapai.

“Lalu apa bedanya kondisi sekarang dengan yang 1, mengejar pertumbuhan ekonomi melalui paket Kebijakan Ekonomi mulai dari jilid 1-6 (termasuk jilid 4 dengan kebijakan upah murah persis spt rezim soeharto).” Tegas Said yang juga dewan Presidium GBI.

Hal ini, lanjut Said, diperparah dengan diiringi tindakan refresif atau seperti menjaga stabilitas keamanan gaya mantan Presiden Soeharto melalui penangkapan buruh seperti dalam aksi di Istana Negara 30 Oktober 2015 lalu. Belum lagi dikeluarkannya Pergub DKI nomor 228 (tentang Unjuk rasa) ,dan Surat Edaran Kapolri (SE Kapolri) tentang Hate Speech (ujaran kebencian) yang semua ini baru permulaan.

“Apalagi sekarang kembali dengan janji pemerataan pendapatan padahal faktaya daya beli buruh sudah turun 30% sejak naiknya harga BBM pada November 2014 dan diperparah dengan naiknya harga barang,ongkos transportasi,Gas 3 Kg, buruh tidak bisa lagi beli rumah karena semuanya serba mahal dsb.” Paparnya.

“Selamat datang Neo Orde Baru, yang kembali di supervisi oleh Bank Dunia dan IMF.”Tegas Said Iqbal yang kini telah menjadi Governing Body ILO.(Id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here