Rupiah Melemah Berada di Level Rp 14.165 Per Dolar AS

RadarKotaNews – Nilai tukar rupiah masih menguat. Data Bloomberg Kamis (5/9) Pukul 14.09 WIB, rupiah spot melemah 0,04% ke Rp 14.165 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kemarin rupiah ditutup di level Rp 14.160 per dolar AS. Di JISDOR kurs rupiah Rp 14.153 per dolar AS atau menguat 0,46% dibandingkan penutupan kemarin Rp 14.218 per dolar AS.

Hampir seluruh mata uang Asia menguat pada hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, hanya yuan offshore dan baht yang melemah terhadap the greenback.

Sementara mata uang won dan ringgit memimpin penguatan pada hari ini. Nilai tukar won menguat 0,41% dan ringgit naik 0,22%. Penguatan mata uang Asia ini memanfaatkan pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar yang mencerminkan kurs dolar AS terhadap mata uang utama dunia berada di 98,42, turun dalam dua hari perdagangan terakhir.

Michael McCarthy, chief market strategist CMC Markets di Sydney mengatakan bahwa pelemahan dolar ini terjadi karena sentimen pasar tidak lagi berada di level ekstrem. “Pasar mata uang menggambarkan perubahan ini. Dolar bermain dalam peran pasif ketika pasar menunggu tweet perdagangan selanjutnya,” kata McCarthy kepada Reuters.

Yuan offshore menguat 0,18% ke 7,13. Kemarin, kabinet China mengumumkan rencana penurunan giro wajib minimum selanjutnya. Lewat penurunan rasio pencadangan ini, perbankan diharapkan memiliki likuiditas untuk meningkatkan pinjaman.

Stephen Innes, Asia Pacific market strategist Axi Trader mengatakan penurunan premi risiko geopolitik menjadi pelonggaran yang diperlukan pasar. “Tapi dengan perang dagang yang makin menyebar, pasar cenderung diselimuti kehati-hatian,” kata Innes.(*)