Beranda Nasional Rupiah Melemah BEM Se-Samarinda Gelar Sidang Rakyat

Rupiah Melemah BEM Se-Samarinda Gelar Sidang Rakyat

0
BERBAGI

RadarKotaNews, Kaltim – Ratusan mahasiswa menduduki Gedung Paripurna DPRD Kaltim, tadi pagi. Mereka mengganti posisi anggota dewan yang dinilai tidak tidak merespon melemahnya rupiah. Mahasiswa se-Samarinda ini pun menggelar sidang rakyat dan mencabut mandat Jokowi-Jusuf Kalla (JK) dan meminta pemimpin negara ini mundur dari jabatannya karena dinilai gagal.

Mahasiswa lintas perguruan tinggi di Samarinda ini awalnya hanya berorasi di luar gedung DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Sungai Kunjang. Namun tak satupun anggota dewan yang menemui mereka. Akhirnya, mahasiswa masuk ke gedung utama dewan atau ruang rapat paripurna dan menggelar orasi di dalam.

Setelah menyanyikan lagu nasional dan lagu-lagu perjuangan mahasiswa, mereka menggelar rapat yang disebutnya sebagai “sidang rakyat” dan memutuskan Jokowi dan Jusuf Kalla mundur dari jabatannya karena gagal memperbaikai kondisi bangsa.

Bukan hanya itu, mahasiswa juga mengaku kesal karena tak ada satupun dewan di Kantor DPRD Kaltim yang mau menemuinya padahal hari ini masih Jumat yang terhitung masih hari kerja. Sementara kursi yang biasa dipenuhi dewan pun diambil alih mahasiswa.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Unmul Rizaldo menjelaskan, aksi tersebut digelar mahasiswa sebagai bentuk keprihatinan pada bangsa ini. Sebab menurut dia, nilai tukar rupiah terus melemah bahkan telah tembus Rp 15 ribu. Jika kondisi tersebut tak segera diperbaiki, kondisi ekonomi Indonesia juga akan ikut terpuruk.

Oleh karena itu, Rizaldo bersama ratusan mahasiswa lainnya menuntut tiga hal.

1. Pemerintah harus melakukan pendalaman pasar dengan mendorong lebih banyak sumber pembiayaan dari investor lokal demi menekan pembiaayaan dari eksternal.

2. Pemerintah harus berupaya mempermudah akses peminjaman usaha dengan menjaga suku bunga kredit yang rendah.

3. Mengajak masyarakat tidak menukarkan rupiah ke dolar dan memperbanyak transaksi dengan rupiah sampai rupiah menguat dan menukarkan dolarnya yang masyarakat miliki.

4. Mengajak masyarakat tidak memilih anggota dewan yang tidak berani menyuarakan aspirasi rakyat dan tidak memilih mereka yang sering bolos rapat.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here