Beranda Nasional Ribut Antar Warga, Karyawan Indomaret Plus Jadi Korban

Ribut Antar Warga, Karyawan Indomaret Plus Jadi Korban

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Gara-gara pamer deru suara tarikan gas dari sepeda motor, warga gang Kirkit V ribut dengan penghuni tanah kosong di jl. Pecenongan Raya kelurahan Kebon Kelapa, Gambir Jakarta Pusat.

Akibat keributan antar warga yang terjadi pada Minggu dinihari tadi (17/04/2016) sekitar pukul 00.30 Wib, seorang karyawan Indomaret Plus bernama Arifin (21), warga asal Bogor mengalami luka sobek pada bagian telapak tangan kanannya karena terkena sabetan senjata tajam.

Kejadian keributan berawal dari 6 orang pengendara sepeda motor yang berboncengan menggunakan 3 sepeda motor melintas didepan Indomaret Plus di jl. Pecenongan Raya Jakarta Pusat (depan hotel Alila).

Para pengendara sepeda motor itu ‘menggeber’ (menarik) gas kencang-kencang. Hingga kemudian seorang petugas parkir bernama Iwan yang tengah berdiri dipinggir jalan nyaris tertabrak. Karena terkejut dan merasa kesal pontan ia mengeluarkan umpatan-umpatan kasarnya.

Tidak terima dengan perkataan yang dilontarkan Iwan, para pengendara sepeda motor itu langsung turun dari motor dan memarahi Iwan sekaligus mengeluarkan ancaman terhadapnya.
Karena ketakutan dengan ancaman, Iwan langsung menceritakan kejadian yang dia alami kepada pamannya. Tak lama kemudian terjadi perdebatan sengit antara warga Gang Kingkit V dengan Warga Tanah Kosong.

Tiba-tiba dari Tanah kosong datang sekumpulan orang yang langsung menyerang warga gang Kingkit dan menjatuhkan semua kendaraan motor R-2 yang terparkir di depan Indomaret.
Arifin, karyawan Indomare Plus yang terkena luka bacok dibagian telapak tangan kanan langsung di bawa ke RS Husada.

Atas kejadian tersebut Polsek Metro Gambir dipimpin langsung Kapolsek Metro Gambir AKBP Ida Ketut Gahananta dan Polres Metro Jakarta Pusat melakukan cek TKP serta penyisiran terhadap para pelaku keributan yang diduga merupakan penghuni tanah kosong di Jl.Pecenongan Raya No.40 Gambir Jakarta Pusat.

Selanjutnya 13 orang penghuni tanah kosong yang diduga pelaku keributan di amankan dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat. (BY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here