Beranda Politik Rezim Ini Akan Meninggalkan Hutang Yang Lebih Besar Untuk Generasi Di Masa...

Rezim Ini Akan Meninggalkan Hutang Yang Lebih Besar Untuk Generasi Di Masa Akan Datang

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Wakil Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Insan Muda (BIMA) Muhammad Iqbal mengatakan, Ada beberapa catatan terkait kinerja Jokowi-JK selama setahun memimpin.

Yang pertama, dalam bidang hukum, menurutnya, pertikaian yang terjadi antara KPK dan polri merupakan persoalan hukum yang harus diperhatikan, karena keduanya adalah lembaga hukum yang menjadi kepercayaan masyarakat Indonesia.

“Lihat saja pertikaian antara KPK dan Polri, persolan seperti ini harus diperhatikan Jokowi-jk,” kata Muhammad Iqbal dalam diskusi publik bertajuk “Pemuda Bicara Satu Tahun Rezim Jokowi” yang diselenggarakan Barisan insan Muda (BIMA) di DPP BIMA Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2015).

Kemudian dalam bidang Politik, lanjut Iqbal, kekisruhan politik yang terjadi belakangan ini adalah permasalahan yang serius, ada juga masalah partai yang sengaja dibelah, yaitu PPP dan Golkar, Ia menuturkan, terbelahnya dua partai ini akan menjadi persoalan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingat akan diselenggarakannya Pilkada serentak.

“Persoalan ini menjadi persoalan untuk KPU juga, terkait pilkada, calon pemimpin daerah dari kedua partai tersebut akhirnya harus meminta surat persetujuan dari kedua belah pihak,” ungkapnya.

Iqbal melanjutkan, Dari dimensi sosial, PHK dimana-mana, Upah yang tidak sesuai, dan Yang paling menonjol adalah sektor ekonomi, produk lokal kalah saing dengan produk impor, Kenaikan BBM yang menyebablan inflasi, daya beli masyarakat menurun, Kemudaian subsidi untuk pembangunan yang entah pembangunan yang mana.

“Kita menerima pinjaman dari Cina itu khusus membiayai pembangunan infrastruktur, pembangunan yang mana? Kita tidak tahu pemerintahan Jokowi-JK, apakah 4 tahun lagi, atau bahkan mungkin 4 bulan, dan pada akhirnya hutang-hutang tersebut akan menjadi tanggungan generasi yang akan datang,” tandasnya.

“Indonesia adalah tempat berlindung di hari tua, Indonesia bukan tempat membayar hutang di hari tua,” Tegas Muhammad Iqbal.(Id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here