Beranda Nasional Reza Mangar, Yatim Piatu Putus Sekolah Sang Pahlawan Merah Putih

Reza Mangar, Yatim Piatu Putus Sekolah Sang Pahlawan Merah Putih

0
BERBAGI

Reza Berjiwa Nasionalis, Puji Hormat Sang Jenderal

Demikian pujian dan penghormatan negara, melalui foto yang kami terima sore tadi, langsung dari Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta, yang berisikan pesan moral dan pengakuan negara melalui Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., atas perilaku patriotik dan kepahlawanan Reza Mangar, yang menyelamatkan kehormatan negara dengan aksi naik tiang bendera untuk menjemput tali yang lepas dari pasukan pengibar bendera.

Aksi Reza Mangar tersebut terjadi pada saat upacara kenegaraan dalam rangka peringatan HUT ke-14 Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, yang berlangsung pada tanggal 15 Desember 2017 di Lapangan Yos Sudarso, Kota Dobo.

Perlakuan negara melalui TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI tersebut, tidak berhenti hanya pada foto yang diviralkan Mabes TNI itu. Sebagai tambahan, Panglima TNI memerintahkan jajarannya di Koramil 1503/03 dibawah kepemimpinan Lettu TNI (Inf) Doddy Masaoy, agar mengawal Reza berangkat dari Dobo menuju Jakarta, untuk kemudian dijamu sebagai tamu TNI.

Berikut, Reza diberikan jaminan fasilitasi Sekolah hingga sukses. Bila saja, Reza konsisten dengan cita-cita untuk menjadi seorang prajurit TNI, maka dukungan penuh datang dari Mabes melalui jajaran secara berjenjang sesuai minat Reza.

Walaupun Saya lebih suka jika Reza disekolahkan ke SMU Taruna Nusantara (Tarnus) di Magelang, namun tetap saja Reza harus punya prestasi di SMP. Saat ini, yang utama adalah Reza masuk ulang dan menyelesaikan sekolah di SD yang belum sempat lulus akibat putus sekolah itu.

“Saya, dan Anda, serta Kita semua, hanya memberikan dukungan doa saja.”

Penghormatan dan penghargaan kepada Reza sang Pahlawan Merah Putih itu, merupakan contoh bagus tentang negara memperlakukan para pejuang yang berjuang bagi negara, dan berani mengabaikan nyawanya sendiri.

Reza dari Aru, Maluku, dan Joni dari NTT, adalah bagian dari para pahlawan itu. Para bocah pemberani itu rela menantang ancaman nyawa dengan maut yang menghadang, yakni menaiki tiang bendera tanpa peralatan pengamanan sama sekali. Pertarungan melawan maut oleh para bocah itu, layaknya para pejuang dan pahlawan patriot bangsa pada era pra kemerdekaan. Itu patut kita hargai dan hormati sebagai bangsa dan negara.

Kepada Reza, Pemda Kepulauan Aru melalui bupati Johan Gonga bersama Sekda Mohammad Djumpa dan Jajaran, siang tadi turut memberikan apresiasi dan dukungan spirit dan material. Juga tawaran beasiswa studi hingga perguruan tinggi, termasuk kedokteran di Universitas Pattimura, siap dilakukan.

Hal tersebut disampaikan langsung Johan Gonga pada kami di kantornya Selasa (21/8) tadi ketika diwawancara. Lepas dari Reza tertarik atau tidak, kita kembalikan pada keputusan sang pahlawan.

Akhirnya, selamat bagi Reza dan Joni, kalian patut kami banggakan. Terima Kasih Panglima TNI dan Jajaran. Terima Kasih Pemda Aru, Terima Kasih Koramil 1503/03 Pulau-pulau Aru, dan Terima Kasih pada Anda semua para netizen, wartawan, pemerhati, dan semua pihak terlibat, yang telah korban pulsa data, hingga perjuangan Reza, bisa diakses semua pihak berkompeten.

“Doa kami, kita semua diberikan berkat setimpal dari Tuhan, setara.”(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here