Beranda Ekonomi Rencana Pemerintah Berhenti Impor Garam, AIPGI Geram

Rencana Pemerintah Berhenti Impor Garam, AIPGI Geram

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Terkait rencana Pemerintah untuk mengurangi Impor Garam dengan adanya ketersediaan lahan sebesar 5.270 hektar di Kupang.

Hal tersebut di tanggapi Ketua Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) Tony Tanduk meminta supaya pemerintah memperlihatkan produksi garam Indonesia terlebih dahulu. “Tunjukkan dulu garam hasil produksi lokal, baru bicara impor,” tutur Tony, Selasa (23/7).

Menurut Tony, garam industri pun harus memperhatikan volume, mutu dan harga. Untuk memenuhi kebutuhan garam industri tersebut pun dibutuhkan lahan sekitar 50.000 ha, dengan hamparan minimum 1.000 ha.

“Ketersediaan lahan bagaimana? lahan ada dimana? apa bisa dipakai? infrastruktur jalan dan pelabuhan bagaimana,” tutur Tony.

Dia pun mengatakan, untuk membangun lahan garam tak bisa dilakukan dalam waktu singkat, dibutuhkan waktu yang lama atau sekitar 4 hingga 5 tahun. Ditambah, pabrik pemurnian pun dibutuhkan, dimana diperlukan kajian kelayakan terlebih dahulu.

Lebih lanjut Tony mengatakan, bila garam diimpor justru akan berdampak pada hilangnya devisa ekspor dalam jumlah yang besar, adanya peningkatan impor aneka pangan dan banyak investasi yang ditutup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here